Rupiah Melemah, Bisnis Travel Agent Tak Terpengaruh

Bisnis jasa dengan menawarkan experience layaknya travelling tetap menjadi primadona dan pilihan masyarakat untuk berwisata ke luar negeri

Rupiah Melemah, Bisnis Travel Agent Tak Terpengaruh
TRIBUNJOGJA.COM / Wisnu Setiawan Nugroho
Mega Travel Fair di Atrium Hartono Mal Yogyakarta bekerjasama dengan Antavaya Tour. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa hari belakangan dan sempat menembus Rp 13.800/US$ rupanya tak mempengaruhi bisnis travel agent besar dengan destinasi mancanegara.

Ditemui disela event pameran di Atrium Hartono Mal Yogyakarta Minggu (4/3/2018), Leo, Tour Manager Antavaya Tour menjelaskan justru peminat travel ke luar negeri meningkat dan tak terpengaruh.

"Enggak ada, tidak terpengaruh (rupiah melemah -red)," jelasnya.

Baca: Sukses, Ratusan Pengunjung Datangi Mega Travel Fair di Yogyakarta

Menurutnya, bisnis jasa dengan menawarkan experience layaknya travelling tetap menjadi primadona dan pilihan masyarakat untuk berwisata ke luar negeri.

"Apalagi travelling akhir ini sudah menjadi lifestyle ya jadi orang nggak bakal mikir soal seberapa uang yang dikeluarkan toh transaksi kita masih menggunakan rupiah," lanjutnya kepada Tribunjogja.com.

Namun, melemahnya rupiah menurutnya justru akan mempengaruhi habit masyarakat Indonesia ketika saat mereka telah sampai di luar negeri atau lokasi wisata.

Baca: Ini Rute Penerbangan yang Banyak Diburu Pada Gelaran Garuda Indonesia Travel Fair di Yogyakarta

"Mungkin yang terpengaruh adalah ketika sudah sampai di lokasi travelling (di luar negeri -red) mempengaruhi jumlah belanjanya yang jadi agak berkurang," jelasnya.

Namun, meski demikian dirinya mengaku tak men-generalisasikan kemampuan masing-masing traveler atau wisatawan Indonesia yang berkunjung ke luar negeri karena memiliki latar belakang ekonomi yang berbeda.

"Tapi ya nggak bisa disamaratakan, masing-masing pasti punya kemapuan daya beli sendiri," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help