KLIK Piyungan Bakal Jadi Silicon Valley-nya Indonesia

Nantinya, kawasan itu, akan dimanfaatkan untuk pengembangan industri kreatif.

KLIK Piyungan Bakal Jadi Silicon Valley-nya Indonesia
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Budi Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lahan seluas 335 hektare di Piyungan, Bantul, disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, untuk dijadikan kawasan kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK).

Nantinya, kawasan itu, akan dimanfaatkan untuk pengembangan industri kreatif.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Budi Wibowo, menyebutkan bahwa KLIK Piyungan merupakan Silicon Valley-nya Indonesia.

Lanjutnya, sesuai rencana, kawasan tersebut bakal dicanangkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, pada 12 Maret mendatang.

"Sudah kami tata. Izin-izin sudah kami koordinasikan dengan (Pemkab) Bantul, semoga bisa cepat keluar, sehingga 12 maret nanti, Presiden bisa mencanangkan, bahwa Yogyakarta punya industri yang langsung konstruksi," ucapnya, Rabu (21/2/2018).

Budi mengatakan, kawasan KLIK Piyungan ke depan akan diarahkan khusus untuk pengembangan industri kreatif, seperti fashion, kuliner, animasi, kerajinan, hingga perfilman.

Menurutnya, yang menjadi fokus utama tetaplah UMKM, bukan manufaktur besar.

"Di DIY ini kan ada sekitar 524.395 UMKM dan itu mendominasi pertumbuhan ekonomi sebesar 98,4 persen. karena itu, UMKM tetap jadi jadi fokus utama. Kita harus konsentrasi ke sana," katanya.

Budi pun memaparkan alasan dipilihnya Piyungan, salah satunya karena daerah tersebut, memang merupakan kawasan industri dan telah ditetapkan sejak lama.

Namun, ia mengakui, kalau di daerah setempat, terdapat sekitar 10,9 hektare yang merupakan kawasan wisata.

"Tapi, lainnya sudah ditetapkan di Perda Tata Ruang Pemkab Bantul sebagai kawasan industri. Nah, akhirnya ditetapkan di sana. Kebetulan, ada tanah kas desa juga yang bisa disewa," paparnya.

"Kemudian, kita arahkan, bagaimana caranya investor datang itu senang. Jangan sampai investor datang melihat lokasi terus melengos begitu saja, jangan, ini kan bisa kacau," tambah Budi. (*)

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help