Merasa Difitnah dalam Kasus E-KTP, Ganjar Pranowo : Saya Siap Jihad, Saya Akan Lawan

Mendengar "nyanyian" Nazaruddin tersebut, Ganjar Pranowo mengaku sangat terpukul.

Merasa Difitnah dalam Kasus E-KTP, Ganjar Pranowo : Saya Siap Jihad, Saya Akan Lawan
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNA PRADIPHA
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Balai Kota Solo, Selasa (7/3/2017) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM - "Nyanyian" mantan Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin yang menyatakan melihat langsung pemberian uang proyek e-KTP kepada Ganjar Pranowo di ruang kerja Mustokoweni, membuat Gubernur Jawa Tengah ini geram.

Saat berkunjung ke kantor Tribunnews.com, Selasa (20/2/2018) siang tadi, Ganjar menyatakan pihaknya akan jihad melawan kasus korupsi e-KTP dimana namanya terseret dituduh turut menerima.

Padahal berulang kali Ganjar telah membantah adanya penerimaan itu.

Bahkan pengusaha Andi Narogong alias Andi Agustinus dalam pledoinya menyatakan dia tidak pernah memberikan uang sepeserpun pada Ganjar.

"‎Headline koran lokal semua beritanya begitu. Seolah saya sudah salah. Seolah-olah yang dikatakan itu benar semua. Saya jihat, saya akan lawan. Saya harus melawan ini, saya minta pengadilan terbuka soal ini. Ini soal harga diri dan martabat," tegas Ganjar yang menggunakan kemaja batik lengan panjang itu.

Mendengar "nyanyian" Nazaruddin tersebut, Ganjar mengaku sangat terpukul.

Menurutnya, Nazaruddin hanya mengarang tanpa memperhitungkan waktu.

"Saya terpukul betul. Siapa yang katakan saya terima? Kalau tidak salah hanya satu orang.‎ Anda analisis, apakah satu saksi bisa jadi alat bukti? Kedua, itu diulang terus, bukan barang baru. Rasanya saya sedih, tersinggung, marah. Ketika mengarang dia tidak memperhitungkan waktu, kapan itu, katanya September atau Oktober tapi kan Bu Mustokoweni meninggal Juli," paparnya.

‎Ganjar juga mempertanyakan apabila memang Nazaruddin melihat langsung pemberian itu, uang tersebut dalam bentuk dollar atau rupiah.

"Secara logis, jika menerima uang US$ 500 ribu, itu dibawa menggunakan apa," tambah Ganjar.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help