Tahun Anjing Tanah, Bisnis ini Diramal Bakal Bersinar

Elemen tahun 2018 ini dikategorikan sebagai api yang kuat di mana elemen dominannya kayu. Sehingga, dibutuhkan elemen logam untuk mengontrol api

Tahun Anjing Tanah, Bisnis ini Diramal Bakal Bersinar
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Umat Konghucu membersihkan patung dewa di Klenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Yogyakarta, Jumat (9/2). Pembersihan puluhan patung dewa dan area klenteng itu menjadi persiapan menyambut Tahun Baru China atau Imlek 2569. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tahun 2018 yang ditandai dengan Shio Anjing Tanah jika berdasarkan kalender matahari (solar), akan dimulai pada 4 Februari 2018 pukul 04.18.

Akan tetapi, jika menggunakan perhitungan kalender bulan (lunar), tahun baru akan datang pada 16 Februari 2018.

Keduanya memang ada sedikit perbedaan, tergantung dari sistem mana yang diyakini dan hendak dipakai. Secara umum, perayaan tahun baru Imlek Tahun Anjing Tanah dalam secara skala nasional di mulai pada 16 Februari 2017.

Perhitungan astrologi menggunakan kalender solar di tandai oleh elemen api sebagai penguasa untuk tahun 2018.

Baca:  Cantiknya Istri Wakil Bupati Trenggalek, Ini Rahasianya

Elemen api pada tahun 2018 ini dikategorikan sebagai api yang kuat di mana elemen dominannya adalah kayu. Sehingga, jika api semakin berkobar dibutuhkan elemen logam untuk mengontrol api. Dari kondisi itu, maka tahun ini diperkirakan bakal banyak urusan yang merisaukan hati. Segala urusan sering berubah-ubah tidak menentu.

Tidak ada kejelasan yang pasti, antara teman dengan lawan. Walhasil, kita harus sabar menanti dan lebih jeli supaya tidak terjebak dengan keadaan.

Pekerjaan yang diperkirakan akan berkembang dalam tahun ini: programer, tenaga penjualan, pemasar, aktris/aktor, penyanyi, dramawan/penyair, multi level marketing, sales, marketing, konsultan, pengajar seminar, bisnis yang mobilitasnya tinggi, politik, management, hakim, jaksa, chief executive officer, pengacara, ahli administrasi, profesional, serta manajer.

Sementara itu, bisnis yang bagus dan bakalan moncer: real estat, investasi bidang properti, persewaan, kendaraan mewah, tenaga kebersihan, hotel dan penginapan, produk-produk kewanitaan, kosmetik, dan fashion.

Jika di tahun lalu Indonesia mengalami masalah yang cukup berat untuk ekonomi, di tahun ini situasinya rupanya belum begitu membaik.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help