TribunJogja/

Mahasiswa PKL Hanya Ingin Beri Motivasi Belajar, Murid SD Jetis 2 Diduga Keracunan Permen

Pengawasan yang ekstra ketat terhadap jajanan yang dijual baik dalam maupun luar lingkungan sekitar sekolah juga perlu ditingkatkan.

Mahasiswa PKL Hanya Ingin Beri Motivasi Belajar, Murid SD Jetis 2 Diduga Keracunan Permen
internet
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta mendatangi SDN Jetis 2 setelah insiden yang menimpa para siswanya dengan dugaan keracunan, Kamis (15/2/2018).

Baharuddin Kamba, anggota Forpi Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa benar ada murid SDN Jetis 2 Kota Yogyakarta telah mengkonsumsi permen berbentuk bintang tersebut sebanyak 1 biji.

"Permen tersebut dibeli mahasiswa PKL di warung toko dekat sekolahan. Permen tersebut dibagikan untuk hadiah kuis, jika ada yang menjawab pertanyaan dengan benar," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, ia juga bertemu dengan pemilik toko yang menjual permen tersebut dan mengakui keluarganya termasuk cucunya juga mengkonsumsi permen bintang tersebut.

"Namun tidak terjadi apa-apa. Permen didapatkan lewat sales sekitar 3 minggu yang lalu dan masa kadaluarsanya tahun 2019," ucapnya.

Ia pun meminta agar ke depan siapapun harus ekstra hati-hati dalam memberikan jajanan kepada anak-anak.

Pengawasan yang ekstra ketat terhadap jajanan yang dijual baik dalam maupun luar lingkungan sekitar sekolah juga perlu ditingkatkan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dan belum bisa memberikan kesimpulan.

"Sampel permen sudah dibawa BBPOM, dan sampel muntahan juga sedang di uji di lab. Kita tunggu hasilnya," bebernya. (*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help