Home »

DIY

Kalangan Legislatif Desak Pemda DIY Lakukan Penataan Betor

Pemda DIY sendiri sudah menyatakan kalau moda transportasi tradisional yang dilindungi adalah becak kayuh dan andong.

Kalangan Legislatif Desak Pemda DIY Lakukan Penataan Betor
TRIBUNjogja.com | HASAN SAKRI
BECAK Sejumlah becak melintas di kawasan Nol Kilometer, Kota Yogyakarta, Rabu (14/2/2018) Saat ini kendaraan roda tiga ini sudah banyak yang dimodifikasi menjadi becak motor meskipun sampai saat ini legalitas dari becak motor belum ada 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan legislatif DIY menyoroti maraknya peredaran becak motor (betor) yang semakin tidak terkendali.

Dengan kondisi yang ada sekarang, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dinilai harus segera melakukan penataan.

Wakil Ketua DPRD DIY, Arif Noor Hartanto, mengatakan bahwa pada prinsipnya, ia sangat mendukung dilakukan penataan secara progresif.

Namun, dirinya memandang, selama ini, antara Pemda DIY dan kepolisian, seakan saling lempar tanggung jawab.

Menurutnya, keputusan yang mengatur tentang operasional dan keberadaan betor, memang belum ada.

Akan tetapi, sebenarnya, dari Pemda DIY sendiri sudah menyatakan, kalau moda transportasi tradisional yang dilindungi adalah becak kayuh dan andong.

Lanjutnya, kepolisian pun kemudian menegaskan, bahwa tidak ada klausul ketentuan dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), yang memberikan ruang pada betor.

Walau begitu, menurutnya, ada dampak besar jika operasional betor dilarang.

"Ketika ada pelarangan, dampak sosialnya akan sangat luar biasa. Dulu, waktu masih sedikit, belum sebanyak sekarang, mungkin tidak masalah. Ini terkait isu sosial," kata pria yang akrab disapa Inung tersebut, Kamis (15/2/2018). (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help