Warga Calon Penghuni Relokasi Magersari Kedundang Segera Diverifikasi

Sejumlah nama warga terdampak yang telah mendaftar sebagai calon penghuni rumah tersebut akan diverifikasi oleh tim khusus.

Warga Calon Penghuni Relokasi Magersari Kedundang Segera Diverifikasi
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu N
Suasana kompleks hunian relokasi magersari di Kedundang, belum lama ini. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bandara golongan kurang mampu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pembangunan hunian relokasi magersari bagi warga terdampak pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kedundang, Temon kini telah rampung.

Sejumlah nama warga terdampak yang telah mendaftar sebagai calon penghuni rumah tersebut akan diverifikasi oleh tim khusus.

Hunian magersari itu merupakan rumah yang khusus diperuntukkan bagi relokasi warga terdampak pembangunan bandara dari golongan kurang mampu.

Ada 46 nama kepala keluarga (KK) warga yang telah terdaftar melalui pihak desa dan kini datanya telah disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai calon penghuni.

Yakni, 18 KK dari Desa Glagah dan 28 dari Desa Palihan.

Baca: Duh, Relokasi Makam Terdampak NYIA Belum Tuntas Juga

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Suparno mengatakan bahwa kompleks hunian relokasi itu saat ini sudah 100 persen terbangun dan sedang dalam proses serah terima dari pihak pelaksana pembangunan di tingkat kementerian.

Di dalamnya juga sudah terdapat perlengkapan perabotan yang akan diberikan secara gratis kepada penghuninya bersama unit rumah.

"Rumah ini khusus untuk warga terdampak bandara yang tidak punya kemampuan membeli atau membuat rumah baru maupun warga yang sebelumnya mengindung. Nanti ada verifikasi data warga dari tim yang sedang dibentuk," kata Suparno, Rabu (14/2/2018).

Tim tersebut antara lain terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Kulonprogo hingga melibatkan para kepala desa asal warga calon penghuni.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help