Masih Banyak ASN di Gunungkidul Terlibat Kegiatan Politik

Hal ini terungkap dalam verifikasi keanggotaan Partai Politik, banyak ASN yang masuk dalam daftar anggota maupun pengurus partai.

Masih Banyak ASN di Gunungkidul Terlibat Kegiatan Politik
Tribun Jogja/ Hari Susmayanti
gunungkidul_1101 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunungkidul mengakui jika banyak ASN yang turut dalam partai politik.

Hal ini terungkap dalam verifikasi keanggotaan Partai Politik, banyak ASN yang masuk dalam daftar anggota maupun pengurus partai.

Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul, Zainuri Ikhsan, mengatakan, dari ribuan nama yang ada dalam daftar anggota dan pengurus yang diserahkan sejumlah partai politik untuk mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019, terdapat ASN, bahkan anggota Polri dan juga TNI.

"Ada nama-nama profesi yang dilarang untuk menjadi anggota partai politik. Dalam hal ini, anggota Polri dan PNS,” ujar Zainuri, Rabu (14/2/2018).

Baca: Cegah Terlibat Politik dan Tidak Netral, Media Sosial ASN di Gunungkidul akan Diawasi

Kendati demikian, dia enggan menyebut dari partai mana saja nama-nama tersebut berasal. Dia berdalih, belum bisa mengungkapkan secara detail karena saat ini sedang tidak berada di kantor.

“Persoalan ini sudah kami sampaikan ke panwaslu, dan rekomendasinya adalah pencoretan terhadap nama-nama yang bermasalah tadi. Sekarang sudah dicoret,” tegasnya

Pelarangan pegawai negeri sipil untuk menjadi anggota ataupun pengurus partai politik dan terlibat dalam kegiatan politik tersebut tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Pada regulasi tersebut, tepatnya pada pasal 255 ayat 1 tertulis bahwa PNS dilarang menjadi anggota dan atau pengurus partai politik. kemudian pada ayat kedua, PNS yang diketahui menjadi anggota Parpol wajib mengundurkan diri secara tertulis.

"Sudah jelas jika ASN haruslah netral. Mereka tidak boleh terlibat politik ," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help