TribunJogja/
Home »

DIY

» Sleman

Penyerangan jemaah gereja di Sleman

Majelis Dzikir Gusdurian Gelar Doa Bersama di Gereja Lidwina Sleman

Tampak puluhan orang dari Majelis Dzikir Gusdurian menggunakan pakaian putih, peci hitam, serta mengenakan sarung.

Majelis Dzikir Gusdurian Gelar Doa Bersama di Gereja Lidwina Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Tantowi Alwi
Suasana Doa Bersama yang digelar oleh Majelis Dzikir Gusdurian di Gereja Santo Lidwina Sleman, Rabu (14/2/2018) siang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Majelis Dzikir Gusdurian (MDG's) menggelar doa bersama di Gereja Lidwina Sleman, Rabu (14/2/2018).

Gelar doa bersama tersebut dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB.

Tampak puluhan orang dari Majelis Dzikir Gusdurian menggunakan pakaian putih, peci hitam, serta mengenakan sarung.

Suasana rangkaian doa bersama bercampur aduk antara canda tawa dan khidmat.

Baca: Deklarasi Jogja Damai Dihelat Pemda DIY Menyusul Terjadinya Penyerangan Gereja Lidwina

Kedatangan Majelis Dzikir Gusdurian tersebut disambut langsung oleh Romo Yohanes Dwi Harsanto, Pastur Kepala Gereja Kemetiran dan Soekatno, pengurus Gereja Lidwina.

Romo Yohanes dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada rombongan MDG's.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih, bangga, dan bersyukur kepada MDG's karena telah menjadi bagian jemaah Katolik yang beberapa hari ini sedang terluka dan trauma.

"Tentu doa-doa semuanya, itu pasti sampai pada Tuhan dan membuat kita semua menjadi kuat. Kami juga berharap kemudian hari, bisa lebih erat dan saling silahturahmi satu sama lain.

Halaman
12
Penulis: Tantowi Alwi
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help