Lindungi Data Pribadi Masyarakat, Menkominfo Prioritaskan UU Data Pribadi

Menurutnya, UU Data Pribadi itu penting dan dibutuhkan, sehingga harus diutamakan untuk melindungi data pribadi masyarakat.

Lindungi Data Pribadi Masyarakat, Menkominfo Prioritaskan UU Data Pribadi
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Menkominfo, Rudiantara, saat dimintai keterangan di Alun-alun Utara Yogyakarta, Sabtu (10/02/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk melindungi data pribadi masyarakat, Menteri Komunikasi Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengaku memprioritaskan UU data perlindungan pribadi untuk segera bisa masuk Program Legislatif Nasional (Prolegnas).

"Kominfo sudah menyiapkan rancangan UU Data Pribadi, dan sudah disampaikan kepada Kemenkumham untuk harmonisasi dengan Kementerian yang lain. Dari Kemenkumham juga sudah disampaikan kepada parlemen. Coba kita prioritaskan," ujar Menkominfo, Rudiantara, saat berkunjung ke Yogyakarta, Sabtu (10/02/2018) kemarin.

Menurutnya, UU Data Pribadi itu penting dan dibutuhkan, sehingga harus diutamakan untuk melindungi data pribadi masyarakat.

Baca: Tahun Pilkada 2018, Menkominfo Ajak Masyarakat Lebih Melek Literasi Digital

Dikatakan Rudiantara, UU Data Pribadi saat ini statusnya masih masuk daftar tunggu, karena pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dibicarakan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas rancangan undang yang sudah tahun lalu dicanangkan, namun belum selesai.

"Sekarang karena kita masih punya PR atas undang-undnag yang sudah dicanangkan tahun lalu dan harus dibahas sekarang. Jadi (UU data pribadi) masih masuk daftar tunggu," ungkapnya.

Ia menjelaskan, UU data perlindungan pribadi akan segera masuk untuk dibahas manakala sudah ada yang selesai dari pembahasan UU yang sudah dicanangkan tahun 2018 dari yang masuk Prolegnas.

Aturan soal perlindungan data pribadi sebenarnya sudah di tetapkan Menkominfo dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen), nomor 20 Tahun 2016.

Baca: Layanan Data Terus Dorong Pencapaian Kinerja XL Axiata

Hanya saja, aturan itu masih bersifat internal untuk memastikan operator telekomunikasi yang menyimpan data pelanggan tidak memanfaatkannya secara sewenang-wenang.

Untuk memastikan perlindungan data pribadi masyarakat, peraturan menteri tersebut akan dinaikkan menjadi produk Undang-undang.

"(UU data pribadi) ini bergantung dari selesainya yang lain, Karena kan seperti antri, jika yang lain cepet selesai. Kita akan cepet masuk juga," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help