Sahid Tour Edukasi Cara Cerdas Berangkat Haji

Kegagalan berangkat, sebenarnya tidak semata-mata disebabkan karena kesalahan pengelolaan dan kurang amanahnya perusahaan travel

Sahid Tour Edukasi Cara Cerdas Berangkat Haji
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
Sahid Tour mengadakan acara gathering bertajuk Sosialisasi 5 Pasti Umrah dan Cara Cerdas Berangkat Haji, Selasa (13/2/2018) di Sahid Sahid Jaya Hotel and Convention Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Maraknya kabar tentang calon jemaah haji dan umrah yang gagal berangkat menjadi perhatian serius para penyelanggara jasa travel umrah haji di Indonesia untuk berbenah.

Menyikapi masalah tersebut, Sahid Tour menggelar gathering bertema Sosialisasi 5 Pasti dan Cara Cerdas Berangkat Haji, Selasa (13/2/2018) di Sahid Jaya Hotel and Convention Yogyakarta.

“Sahid Tour sebagai salah satu biro travel yang berizin resmi selalu berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang cara memilih travel unrah haji yang InsyaAllah pasti keberangkatannya,” kata Kepala Kantor Sahid Tour Yogyakarta, Abdullah Musa.

Baca: Hingga 2018, Ada 16 Agen Haji dan Umroh di DIY Belum Miliki Izin

Khusus untuk calon jemaah haji, kata Musa, kegagalan berangkat, sebenarnya tidak semata-mata disebabkan karena kesalahan pengelolaan dan kurang amanahnya perusahaan travel, namun bisa juga karena kurangnya persiapan calon jemaah haji.

“Dalam catatan kami, dari total 200 kuota jemaah haji untuk Sahid Tour, sebanyak 20% mengalami gagal berangkat alasannya dana yang telah disiapkan terpakai untuk kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Baca: Biro Haji dan Umroh Tak Resmi Bakal Ditindak Tegas

Alhasil calon jemaah akhirnya tidak bisa berangkat sesuai jadwal dan terpaksa harus kembali mengantre di daftar tunggu.

Padahal saat ini untuk calon jemaah haji khusus harus menunggu hingga tujuh tahun.

Untuk biaya haji khusus mencapai Rp 140 juta, meliputi biaya daftar sebesar Rp 60 juta, kemudian sebelum berangkat, calon jemaah haji harus menutup kekurangan biaya haji sebesar Rp80 juta.

“Oleh karena itu salah satu solusi mudah dalam mengatur keuangan yang sudah disiapkan jamaah untuk ibadah Haji adalah dengan mwnabung uangnya di IB Baitullah Bank BNI Syariah,” ujarnya.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved