Robert Nasrullah Tampilkan 28 Instalasi Terinspirasi dari Flora

Hal itu merupakan suatu penggambaran tentang masyarakat pedesaan yang masih sangat mengandalkan makan melalui apa yang ditanamnya sendiri.

Robert Nasrullah Tampilkan 28 Instalasi Terinspirasi dari Flora
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Kegelisahan Robert Nasrullah terhadap keadaan alam yang semakin hari kian memperihatinkan membuatnya menciptakan karya yang terinspirasi dari Flora. Pameran tunggal yang dilakukannya pada 13-28 Februari 2018 di Suka Galeri, Gedung Servis Student Center (CSC), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta banyak menampilkan tentang keadaan alam sekitar. 

Di sisi yang lain, kita akan melihat empat buah batu besar yang diibaratkan sebagai rumah tradisional berdiri diatas batu-batu kecil yang lain.

Tanaman juga menghiasi sisi kanan dan kiri batu tersebut. Karya tersebut berjudul Rumah Batu.

Hal itu merupakan suatu penggambaran tentang masyarakat pedesaan yang masih sangat mengandalkan makan melalui apa yang ditanamnya sendiri.

Mereka tidak akan pernah khawatir tidak adanya bahan makanan, karena mereka juga memiliki tetangga yang setiap saat bisa diminta sayurannya.

Baca: Fotografer Yoga Angkat Tema Pluralitas dalam Pameran Membingkai Gus Dur Membingkai Indonesia

Ada satu lukisan besar terpajang tepat di tengah.

Lukisan tersebut berjudul Mencari Suaka.

Sebuah penggambaran mengenai berpindahnya para hewan untuk mencari tempat tinggal baru, karena hutan yang mereka miliki kini sudah dibabat habis, digantikan gedung yang melambung tinggi.

“Sebuah keresahan manakala suaka kita semakin punah akibat flora yang menipis karena ulah kita sebagai manusia,” ungkap alumni Seni Rupa UST ini.

Tidak ketinggalan Robert juga menyajikan suatu hiasan yang berupa gedung-gedung yang banyak jumlahnya.

Di bagian samping gedung tersebut terdapat tanaman kecil yang menempel.

Sebuah pesan Robert terhadap pembuat gedung untuk tidak lupa menyisihkan sedikit ruang agar tanaman hijau tetap ada, walaupun hanya sedikit.

“Saya menyebutnya taman buatan, yang mana para pembuat gedung bisa membuat tanaman hidup dengan cara menempelkannya ditembok,” ujar Robert. (TRIBUNJOGJA.COM).

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help