Home »

DIY

Kisah Penjaga Malam Rutan, Kerap Dengar Teriakan Tahanan Sampai Jarang Kumpul Bersama Keluarga

Pengalaman unik lainnya saat ada tahanan yang teriak-teriak pada tengah malam karena suatu gangguan makhluk gaib.

Kisah Penjaga Malam Rutan, Kerap Dengar Teriakan Tahanan Sampai Jarang Kumpul Bersama Keluarga
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida Pertana
Suasana Rutan Kelas II A, Wirogunan Kota Yogyakarta, nampak para tahanan tengah berada di lapangan tengah guna mengikuti proses perpindahan penjagaan yang dilakukan penjaga keamanan Rutan. 

Penjagaan kepada tahanan di Rutan tentunya dilakukan selama 24 jam penuh dengan menerapkan sistem shift.

Selama itu pula para penjaga dituntut untuk siaga dalam menjalankan tugas menjaga tahanan di Rutan.

Menjaga tahanan di Rutan ternyata menyisakan kisah suka dan duka bagi para penjaga keamanan, khususnya ketika mendapat shift pada malam hari.

Kepala Rutan Kelas II A, Wirogunan Kota Yogyakarta, Agustiyar Ekantoro menuturkan, bahwa setiap penjaga keamanan di Rutan tersebut pasti telah mengalami fase menjaga tahanan pada malam hari.

Diungkapkannya, selama 24 jam menjaga tahanan dibagi dalam 4 shift dengan beberapa penjaga yang bertugas.

Baca: Tim Gabungan BNN dan BNNP Jateng Tangkap Kepala Rutan Purworejo

Dijelaskan pria yang pernah bertugas di Mataram, Nusa Tenggara Barat ini bahwa pihaknya dalam melakukan tugas penjagaan selalu melakukan pengecekan satu persatu kepada tahanan guna meminimalisir adanya tahanan yang kabur dari Rutan.

"Kalau pas ganti shift ada serah terima fisik dan barang kepada regu yang baru. Saat serah terima juga kita cek satu-satu, kita kumpulkan dalam apel. Untuk pengecekan kurang lebih waktunya setengah jam," katanya saat ditemui di Rutan Kelas II A, Wirogunan Kota Yogyakarta, Selasa (13/2/2018).

Menurut Agustiyar, untuk keributan antar tahanan memang jarang terjadi di Rutan yang dikepalainya sejak tahun 2016.

Ia menilai hal tersebut dikarenakan beberapa tahanan yang mendekam di rutan tersebut masih dapat diatur.

Halaman
1234
Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help