Home »

DIY

» Sleman

Jupiter Aerobatic Team Kembali ke Sangkarnya di Yogyakarta Setelah Tampil di Singapore Airshow 2018

Sejumlah 7 pesawat KT-1 Wongbee tiba di Lanud Adisutjipto sekitar pukul 11.30 WIB.

Jupiter Aerobatic Team Kembali ke Sangkarnya di Yogyakarta Setelah Tampil di Singapore Airshow 2018
Tribun Jogja/ Tantowi Alwi
Sejumlah 7 pesawat KT-1 Wongbee dari Jupiter Aerobatic Team tiba di Lanud Adisutjipto Yogyakarta sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Tantowi Alwi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jupiter Aerobatic Team (JAT) dari Angkatan Udara Republik Indonesia yang tampil di Singapore Airshow 2018 telah kembali ke sangkarnya, yakni Selter Skadik 102 Lanud Adisutjipto, Selasa (13/2/2018).

Sejumlah 7 pesawat KT-1 Wongbee tiba di Lanud Adisutjipto sekitar pukul 11.30 WIB.

Leader The Jupiters, Letkol Pnb Hermawan Muhammad "Razor" Kisha mengatakan, sebuah kebanggaan bagi TNI AU untuk bisa unjuk kebolehan di depan publik negara lain.

Ajang Singapore Airshow 2018 yang dibuka pada tanggal 6 Februari 2018 ini, begitu bermakna bagi keikutsertaan Indonesia pada pameran udara paling bergengsi di Asia Tenggara ini.

Ditambahkannya, kurang lebih 15 manuver diperagakan oleh tim Jupiter dengan pesawat terbang KT-1B Wong Bee.

Pesawat ini merupakan pesawat latih yang digunakan di Skadron Pendidikan (Skadik) 102 yang berbasis di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

"Kami merasa terharu, ternyata The Jupiters tidak hanya menjadi kebanggaan Indonesia tetapi masyarakat di Singapura juga sangat mengapresiasi penampilan JAT," kata Letkol Pnb HM Kisha kepada awak media.

Soal persiapan, Kisha mengaku tidak ada hal khusus karena Tim Jupiters selalu berlatih setidaknya sekali dalam seminggu.

Hanya saja, menurut Kisha, Tim Jupiters harus mengubah urutan penampilan, dan memilih manuver-manuver apa saja yang akan ditampilkan.

"Sequence-nya aja yang paling diubah, karena di Singapore Airshow ini kami tidak dibolehkan masuk lewat atas penonton," kata Kisha.

Terkait hambatan, Kisha mengaku tidak ada hambatan berarti di Singapore Airshow.

Jikapun mungkin ada, itu dikarenakan oleh faktor cuaca. "Cuaca ini menentukan manuver apa yang akan kami tampilkan," katanya.

Penampilan tim Jupiter kali ini merupakan yang kedua kalinya di ajang Singapore Airshow. Sebelumnya, tim Jupiter pernah ikut serta dalam gelaran Singapore Airshow 2014. (*)

Penulis: Tantowi Alwi
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help