Home »

DIY

FORKOMA PMKRI Minta Aparat Bertindak Tegas dalam Kasus Penyerangan Gereja Santa Lidwina

Hal itu dituturkan langsung oleh Ketua FORKOMA PMKRI, Hermawi Fransiskus Taslim usai menjenguk Romo Prier di Rumah Sakit Panti Rapih.

FORKOMA PMKRI Minta Aparat Bertindak Tegas dalam Kasus Penyerangan Gereja Santa Lidwina
istimewa
Seorang pria memberanikan diri menjadi pengalih perhatian pelaku penyerangan Gereja St Lidwina Bedog, Sleman agar Romo yang saat itu terluk bisa dievakuasi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Terkait peristiwa penyerangan Gereja Santa Lidwina Stasi, Bedog, Sleman pada Minggu (11/2) lalu, Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI) mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing atas peristiwa tersebut.

Hal itu dituturkan langsung oleh Ketua FORKOMA PMKRI, Hermawi Fransiskus Taslim usai menjenguk Romo Prier di Rumah Sakit Panti Rapih.

"Mengimbau anak muda jangan mudah terpancing. Ini sudah terjadi, proses hukum kita serahkan kepada penegak hukum. Jangan ada provokasi," papar Hermawi, Selasa (13/2/2018).

Selain itu, pihaknya juga mendesak penegak hukum untuk bertindak tegas menegakan hukum bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Baca: FORKOMA PMKRI Jenguk Romo Prier di Rumah Sakit Panti Rapih

"Memaafkan harus menjadi tradisi, memaafkan untuk kesalahan apapun. Tapi kita minta proses hukum harus ditegakkan dan kami dari FORKOMA PMKRI akan mengawal kasus ini. Karena ini peristiwa pidana," lanjutnya.

Hermawi melanjutkan, peristiwa pidana tidak boleh berhenti di tengah jalan.

"Proses hukum harus jalan terus supaya kita belajar sebagai anak bangsa, kita belajar dari peristiwa ini," papar Hermawi.

Menurutnya, apa yang terjadi pada peristiwa  penyerangan Gereja Santa Lidwina kemarin merupakan sebuah tantangan bagi masyarakat majemuk.

"Harapannya kita sebagai masyarakat majemuk belajar dari bubarnya beberapa bangsa kita nggak boleh putus asa kita harus membangun kebersamaan semangat toleransi, tepa sliro, tenggang rasa harus ditumbuh kembangkan sejak muda," imbuhnya kepada Tribunjogja.com.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help