TribunJogja/

Dugaan Pungli Sertifikat Prona Muncul di Desa Selang di Gunungkidul

Penghasilannya dari petani dan berjualan barang bekas tak cukup untuk membayarnya.

Dugaan Pungli Sertifikat Prona Muncul di Desa Selang di Gunungkidul
internet
ilustrasi 

Karyati, anaknya disuruh membayarkannya kepada perangkat desa setempat.

Namun hingga kini sertfikat tanahnya pun tak kunjung jadi.

Baca: Prona di Bojong Kulonprogo Diduga Bermasalah

"Saya terpaksa menjual tanah satu bidang, untuk membayar uang tersebut, tapi sampai sekarang sertifikat juga belum jadi, uang saya bayarkan satu bulan yang lalu," imbuhnya.

Dilanjutkannya, beberapa waktu yang lalu, tanah miliknya sudah diukur petugas Pertanahan bersama perangkat desa, Desa Selang.

"Mereka mengatakan ini untuk Prona," kata Sumarto.

Sumarto sendiri pun tidak tahu jika pogram prona ini seharusnya tak dipungut biaya.

Uang tersebut diminta sendiri untuk pengurusan sertifikat tanah.

"Saya tidak tahu kalau gratis, karena diminta membayar ya saya bayar. Kalau gratis ya mudah mudahan uang saya bisa kembali," harapnya.

Laporan adanya dugaan pungutan liar ini pun sampai ke Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Selang.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help