TribunJogja/

Belum Semua ASN di Gunungkidul Bayarkan Zakat

ASN Pemkab Gunungkidul yang beragama islam dan memiliki gaji di atas nisab atau syarat jumlah gaji

Belum Semua ASN di Gunungkidul Bayarkan Zakat
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Sosialisasi Instruksi Bupati Gunungkidul tentang Optimalisasi Zakat untuk ASN di Ruang Rapat I Pemkab Gunungkidul, Selasa (13/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tidak berkeberatan dengan pemberlakuan zakat profesi untuk ASN.

Kendati demikian, belum semua ASN mengetahui kebijakan tersebut dan menerapkannya.

Hal tersebut dikatakan oleh ASN di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunungkidul, Sutaryono.

Dirinya tidak berkeberatan dengan adanya zakat untuk ASN tersebut.

Menurutnya, zakat memang kewajiban bagi setiap muslim untuk menunaikannya.

"Saya tidak berkeberatan, toh juga kewajiban," ujar Sutaryono, Selasa (13/2).

Namun dikatakannya, tak semua ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul yang mengetahui kebijakan tersebut, termasuk dirinya.

Ia menuturkan, perlu adanya sosialisasi sebelum kebijakan ini diterapkan kepada seluruh ASN, sehingga dapat diketahui dan diterima oleh para pengabdi negara.

"Perlu sosialisasi agar dapat diketahui dan diterima oleh pegawai. Karena tak semuanya tahu dan mengerti akan kebijakan ini," ujarnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah melaksanakan kebijakan zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Pemkab Gunungkidul yang beragama islam dan memiliki gaji di atas nisab atau syarat jumlah gaji untuk berzakat sebesar Rp4 juta per bulan sudah menyisihkan gaji untuk pembayaran zakat profesi tersebut.

Bupati Gunungkidul pun telah mengeluarkan Instruksi Bupati untuk optimlaisasi zakat bagi ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help