TribunJogja/
Home »

DIY

Penyerangan Jemaah Gereja di Sleman

Begini Kesaksian Penjaga Pelaku Penyerang Gereja Lidwina di RS Bhayangkara

Ia mengaku tetap waspada penuh, dengan mensterilkan segala macam benda senjata tajam dari jangkauan pelaku.

Begini Kesaksian Penjaga Pelaku Penyerang Gereja Lidwina di RS Bhayangkara
istimewa
Seorang pria memberanikan diri menjadi pengalih perhatian pelaku penyerangan Gereja St Lidwina Bedog, Sleman agar Romo yang saat itu terluka bisa dievakuasi. 

"Pengaman dari sabhara dan Brimob. Kita shift, 24 jam penuh," terang dia.

Tak berselang lama, ia mengutarakan niatnya untuk pergi melakukan ibadah.

Saat bersamaan seorang anggota Brimob datang mengulurkan tangan kepada Tribun Jogja.

Bersalaman.

Kami duduk saling berhadapan.

Baca: FORKOMA PMKRI Minta Aparat Bertindak Tegas dalam Kasus Penyerangan Gereja Santa Lidwina

Dalam suasana yang cair, ia mengatakan kondisi pelaku sudah membaik dan bisa diajak komunikasi.

Tribun Jogja, mencoba menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan oleh pelaku, selama menjalani perawatan dirumah sakit.

"Sepengamatan saya, kalau siang dia lebih banyak tidur, berbaring. Kalau malam katanya dia melek, tapi saya tidak begitu tahu, karena shift saya siang," ujar dia.

Kegiatan setiap pagi, dikatakan dia, pelaku bangun dari tidur, makan dan banyak berbaring. Apalagi dalam proses pemulihan kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help