Sebelum Tanah Longsor Terjadi di Samigaluh, Warga Sudah Memiliki Firasat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mencatat ada 14 titik kejadian bencana tanah longsor di beberapa wilayah akibat hujan deras

Sebelum Tanah Longsor Terjadi di Samigaluh, Warga Sudah Memiliki Firasat
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Longsor menerjang rumah warga di Menggermalang, Gwrbosari, Samigaluh, Kulonprogo, Senin (12/2/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Rumah Sumaryo (43) di Pedukuhan Menggermalang, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh diterjang tanah longsor, Senin (12/2/2018).

Beruntung, meski material longsoran merobohkan ruang samping rumahnya, ia dan keluarganya berhasil selamat dari bencana tersebut.

Hidup di kawasan bencana sudah menjadi pilihan bagi sebagian warga Kulonprogo.

Ada semacam ikatan batin juga sosial yang dialami warga sehingga memilih untuk bertahan dalam lingkungan tempat tinggalnya itu.

Meski demikian, mereka menyadari bahwa potensi bencana yang bisa membahayakan jiwa pun mengintai mereka sewaktu-waktu.

Mawas diri, menyatu dengan alam, bersikap waspada, dan pandai membaca segala pertanda yang muncul adalah langkah pertama yang selalu mereka biasakan.

Warga menyadari, dengan cara itulah mereka bisa menyelamatkan diri sendiri dari ancaman bencana.

Baca: Longsor dan Banjir Terjang Madrasah di Gunungkidul, Aktivitas Belajar Siswa Terganggu

Itu pula yang dilakukan Sumaryo. Ia menolak tawaran ayahnya untuk pindah rumah ke sisi lain kampungnya karena sudah merasa nyaman tinggal di rumah tersebut.

Namun, rasa nyaman itu tak membuatnya lengah.

Halaman
1234
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help