Janda 2 Anak Itu Menangis Lihat Rumahnya Terbawa Banjir

Janda yang mempunyai 2 anak itu, tadi malam tidur di rumah tetangganya, setelah rumahnya diterjang banjir

Janda 2 Anak Itu Menangis Lihat Rumahnya Terbawa Banjir
Kompas.Com/Slamet Priyatin
Karyati saat memperlihatkan lokasi rumahnya yang hanyut kepada Bupati Kendal, Mirna Anissa. 

TRIBUNJOGJA.COM - Karyati (50) hanya bisa memandang sedih rumahnya yang porak poranda di pinggir kali Loning Magelung, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2018).

Warga dukuh Gelung RT 04/08 Desa Magelung itu, tidak tahu kini harus tidur di mana. Janda yang mengaku mempunyai 2 anak itu, tadi malam tidur di rumah tetangganya, setelah rumahnya diterjang banjir bandang.

“kedua anak saya sudah berumah tangga,” katanya.

Karyati bercerita, saat hujan turun deras, Jumat (9/02/2018) petang, dia masih berada di rumah. Namun, menjelang maghrib, air mulai datang ke rumahnya. Ia sangat kuatir.

“Tak lama kemudian air yang masuk ke rumah tambah deras. Sambil nangis, saya berteriak dan berlari ke rumah Rukayah yang letaknya lebih tinggi dari rumah saya,” ujarnya.

Bersama tetangganya itu, tambah Karyati, mereka menangis sambil melihat rumahnya terbawa hanyut air.

“Sering terjadi hujan , tapi tidak seperti ini,” ucapnya.

Senada dengan Karyati, warga Dukuh Gelung yang lain, Yuli Sri Handayani, mengaku kaget saat air menerjang rumahnya dengan tiba-tiba. Dia hanya bisa menjerit dan berlari bersama keluarga ke masjid.

“Rumah saya jebol. Depannya ambruk,” kata Yuli.

Kusmanto, warga desa itu, mengatakan, air berasal dari kali Kloning. Luapan air dari kali itu biasanya menyebar ke sawah dan ladang. Sejak ada pembangunan jalan tol, air meluap ke perkampungan dan masuk ke rumah-rumah.

“Tanah dari jalan tol juga terbawa air dan masuk ke rumah-rumah,” ujarnya.

Kusmanto mengatakan, pihak yang berwenang terhadap pembangunan tol harusnya bisa memberikan solusi sehingga saat terjadi hujan deras lagi, air tidak merugikan masyarakat.

Kepala desa Magelung Kaliwungu Selatan mengatakan, pihaknya sudah melihat langsung luapan air yang menggenangi rumah warganya. Ia tidak memungkiri kalau salah satu penyebab banjir adalah pembangunan jalan tol.

“Saya sudah mengontak Waskita, dan katanya hari ini akan ke sini. Saya berharap ada solusi sehingga pembangunan jalan tol tetap jalan semestinya dan warga juga nyaman dan aman,” ujarnya.

Bupati Kendal Mirna Anissa menemui korban banjir bersama Dandim 0715 Kendal dan ketua DPRD Kendal. Mereka menyatakan akan memberi bantuan, termasuk kepada Karyati yang rumahnya terbawa air. (Slamet Priyatin/Kompas.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help