12 Penyakit Aneh

Sindrom Mayat Berjalan Tubuh Penderita seperti Zombie

Cotard’s delusion, alias Sindrom Mayat Berjalan (Walking Corpse Syndrome), adalah gangguan mental pangka

Sindrom Mayat Berjalan Tubuh Penderita seperti Zombie
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Cotard’s delusion, alias Sindrom Mayat Berjalan (Walking Corpse Syndrome), adalah gangguan mental pangka di mana seseorang meyakini sepenuh hati bahwa ia dimutilasi, kehilangan salah satu anggota tubuhnya (misalnya otak), atau benar-benar mati.

Terkadang dalam beberapa cara yang tidak masuk akal, seperti semua darah dalam tubuhnya dikuras habis, rohnya diambil oleh setan, atau semua organ tubuhnya sudah dipreteli.

Khayalan ini biasanya berkembang hingga ke tingkat orang tersebut mungkin mengklaim bahwa ia dapat mencium dagingnya sendiri membusuk atau merasakan cacing merayap di kulitnya.

Fenomena terakhir adalah pengalaman berulang yang dapat terjadi pada penderita kurang tidur kronis atau menderita psikosis amphetamine/kokain.

Ironisnya, beberapa lainnya menunjukkan delusi keabadian, percaya bahwa mereka tidak bisa mati (karena memang sudah mati, menurut mereka), yang dapat sangat mudah menyebabkan percobaan bunuh diri yang tidak disengaja.

Penderita cenderung untuk tidak makan atau mandi, dan mereka sering menghabiskan waktu di kuburan, dengan alasan ingin berada di antara “kaum” mereka sendiri.

Kondisi ini paling umum di antara penderita skizofrenia dan orang-orang yang pernah menderita trauma kepala.

Cotard’s delusion telah dikaitkan dengan disfungsi di area otak yang bertanggung jawab untuk mengenali dan menghubungkan emosi dengan wajah, termasuk wajah mereka sendiri. Hal ini menyebabkan pemisahan emosional keseluruhan dan menghilangkan rasa identitas pribadi ketika penderita melihat tubuh mereka.

Obat dapat digunakan untuk mengobati kondisi tersebut, meskipun terapi electroconvulsive telah bekerja lebih baik dalam beberapa kasus. (Ajeng Quamila/hellosehat.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help