12 Penyakit Aneh

Progeria: Umur 5 Tahun, Tampak seperti Kakek Nenek

Progeria disebabkan oleh cacat kecil tunggal dalam kode genetik anak. menunjukkan gejala-gejala usia lanjut

Progeria: Umur 5 Tahun, Tampak seperti Kakek Nenek
globo
Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome 

TRIBUNJOGJA.COM - Kulit keriput, gigi yang hilang, kebotakan. Jika Anda telah hidup di dunia cukup lama, tiga hal ini niscaya akan menyambut Anda di hari tua. Sementara usia lanjut memang tidak terelakkan, anak-anak yang mengidap Progeria atau Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome 3 menunjukkan gejala-gejala klasik usia lanjut bahkan sebelum mereka genap menginjak usia dua tahun.

Progeria disebabkan oleh cacat kecil tunggal dalam kode genetik anak, tetapi memiliki konsekuensi yang merugikan dan memutarbalikkan hidup seseorang. Seiring dengan proses normal dari tumbuh kembangnya, anak juga mengembangkan sejumlah gejala fisik yang mencolok.

Meskipun secara mental, usia mereka memang benar masih anak-anak, anak dengan progreria secara fisik akan bertambah tua layaknya orang-orang lanjut usia pada umumnya, mulai dari rambut yang rontok dan menipis, kulit menua dan timbul keriput di sana-sini, menderita kelainan sendi, hilangnya lemak di bawah kulit, dan seringnya disertai dengan kebotakan dini dan pengeroposan tulang.

Anak-anak dengan sindrom ini juga menampakkan karakteristik fisik mata menonjol, hidung tipis dengan ujung berparuh, bibir tipis, dagu kecil, dan telinga mencuat. Banyak dari anak-anak ini juga mengembangkan penyakit yang biasanya terkait dengan usia lanjut, seperti penyakit jantung dan arthritis.

Mereka mengalami pengerasan arteri akut (arteriosclerosis) yang dimulai pada masa kanak-kanak, menyebabkan serangan jantung atau stroke pada usia muda.

Progreria adalah kondisi yang mengancam jiwa. Rata-rata, anak yang lahir dengan penyakit ini tidak akan bertahan hidup melewati usia 13 tahun. Progeria sangat langka, hanya ada sekitar 48 orang yang hidup dengan kondisi ini di seluruh dunia. Namun, ada sebuah keluarga yang memiliki lima anak dengan penyakit aneh ini. (Ajeng Quamila/hellosehat.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help