TribunJogja/

Permudah Pelanggar Lantas Selesaikan Perkara, Pengadilan Lakukan Sidang di Tempat

Pengadilan Negeri Yogyakarta menggelar sidang di tempat bagi pelanggar lalu lintas yang terjaring razia Polresta Yogyakarta.

Permudah Pelanggar Lantas Selesaikan Perkara, Pengadilan Lakukan Sidang di Tempat
tribunjogja/ pradito rida pertana
Majelis hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta tengah menyidang pelanggar lalu lintas yang terjaring razia Satlantas Polresta Yogyakarta, Rabu (7/2/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta melakukan razia terhadap ratusan kedaraan bermotor roda dua yang melintas di Jalan Urip Sumoharjo.

Berbeda dengan razia yang digelar sebelum-sebelumnya, kali ini setiap pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran langsung dapat menjalani sidang dan membayarkan denda di tempat.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta Budi Prasetyo, SH. MH. yang turut hadir dalam razia tersebut mengatakan, razia yang digelar kali ini memang berbeda, di mana hadir pula hakim, eksekutor dari kejaksaan beserta panitera yang akan melakukan sidang langsung kepada pelanggar lalu lintas.

Menurutnya, razia dengan sidang di tempat ini dilakukan karena pihaknya mendapat masukan dari pihak kejaksaan bahwasannya ada beberapa pihak yang meragukan putusan yang diberikan PN terkait  besaran denda yang dikenakan kepada pelanggar lalu lintas (Lantas).

"Sesuai Perma, untuk persidangan pelanggar lantas kan sudah diatur bisa diputus tanpa kehadiran pelanggar. Itu supaya pelanggar tidak kehilangan waktu karena lama antri sidang. Jadi kan kalau sudah diputus PN, pelanggar tinggal bayar denda di Kejaksaan dan ambil barang buktinya. Tetapi ada sebagian yang berpikir benar tidaknya sudah diputus pengadilan," katanya di sela-sela razia, Rabu (7/2/2018).

Selain itu, razia tersebut digelar juga sebagai bentuk evaluasi terkait sistem penanganan pelanggaran tindak lalu lintas sesuai Peraturan MA (Perma) No.12 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas yang sudah berjalan selama ini. (tribunjogja)

Penulis: rid
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help