TribunJogja/

Lanjutkan Program Tahun Lalu, 'Sinau Pancasila' Kembali Digelar

Program 'Sinau Pancasila 2018' bakal kembali dilangsungkan Komisi A DPRD DIY, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Lanjutkan Program Tahun Lalu, 'Sinau Pancasila' Kembali Digelar
tribunjogja/ Aska Ramadhan
Komisi A DPRD DIY siap menggelar kembali program Sinau Pancasila 

Laporan wartawan Tribun Jogja, Aska Ramadhan

TRIBUNJOGJA.COM - Aksi kriminalitas oleh pelajar, hingga berbagai masalah menyangkut intoleransi dan radikalisme, masih acapkali dijumpai di wilayah Yogyakarta.

Kalangan legislatif pun menilai, perlunya penanaman nilai-nilai Pancasila, yang berkelanjutan.

Untuk itu, program 'Sinau Pancasila 2018' bakal kembali dilangsungkan Komisi A DPRD DIY, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Sasaran utama dari kegiatan tersebut, tentu saja para generasi muda, yang tersebar di wilayah Yogyakarta.

Rencananya, agenda 'Sinau Pancasila' sendiri akan dilangsungkan secara bertahap, di 78 kecamatan yang ada di DIY, ditambah 10 tatap muka, di tingkat kabupaten, atau kota.

Kecamatan Sleman, Sleman, menjadi lokasi pertama yang akan disambangi, pada Kamis (7/2/2018).

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mengatakan bahwa program tersebut, merupakan kelanjutan dari program serupa, yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.

Namun, berdasar hasil evaluasi, untuk tahun ini, terdapat sejumlah perubahan, sebagai penyempurnaan

"Ya, sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu. Dari evaluasi, ada tiga hal, yang kami rasa perlu disempurnakan lagi,” jelasnya, di Kantor DPRD DIY, Yogyakarta.

Tiga hal tersebut, meliputi kurikulum, dimana tahun ini setiap peserta akan mendapatkan buku ‘Pancasila Dasar Negara’.

Kemudian metode, dimana peserta tidak sekadar mengikuti paparan dan dialog semata, namun terdapat sesi diskusi studi kasus, hasil penelitian Pusat Studi Pancasila UGM.

"Lalu, yang ke tiga, untuk tahun ini, ada penambahan partisipasi peserta. Jadi, kalau sebelumnya hanya 50 orang setiap pertemuan, sekrang kami tingkatlan jadi 100 orang, agar cakupannya semakin luas," jelasnya.

Melalui agenda ini, politisi PDI Perjuangan itu berharap, bisa tercetak sedikitnya 8.800 kader Pancasila, di wilayah Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang dialokasikan untuk 'Sinau Pancasila' bisa dibilang cukup wah, mencapai Rp 1,4 miliar, yang berasal dari APBD.

"Nanti, materi yang disampaikan seputar Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Strategi Deteksi dan Cegah Dini Potensi Konflik di Yogyakarta," ungkapnya. (tribunjogja)

Penulis: aka
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help