TribunJogja/
Home »

DIY

» Bantul

Sang Pelaku Divonis 10 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Ibu Gadis yang Dicabuli Oknum Guru di Bantul

Atas perbuatannya, oleh pengadilan negeri Bantul, Poniman divonis penjara 10 tahun dan denda Rp100 juta.

Sang Pelaku Divonis 10 Tahun Penjara, Begini Tanggapan Ibu Gadis yang Dicabuli Oknum Guru di Bantul
net
sidang hakim_1706 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ketok palu hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul pada Selasa (06/02/2018) sore, telah jatuh untuk Poniman (54).

Ia adalah oknum guru BK yang telah terbukti menyetubuhi anak didiknya, Anjeli (15) (bukan nama sebenarnya), hingga hamil.

Dalam sidang pembacaan vonis majelis hakim yang diketuai Subagyo, Poniman terbukti melanggar pasal 81 ayat 2, karena sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

Atas perbuatannya, oleh pengadilan negeri Bantul, Poniman divonis penjara 10 tahun dan denda Rp100 juta.

Atas Vonis tersebut, Wina R (32), ibu kandung Anjeli mengatakan menerima dan telah memaafkan pelaku.

"Atas putusan itu, saya sudah menerima. Sebagai manusia dan juga sebagai korban saya telah memaafkan," ujar Wina, ketika ditemui dirumahnya, Wukirsari, Imogiri, Selasa (06/02/2018)

Dijelaskan Wina, pemberian maaf kepada pelaku bukan berarti pihaknya menerima perbuatan Poniman.

Ia mengaku tetap menolak jika suatu hari setelah lepas masa tahanan, Poniman datang menemui dirinya di rumahnya.

"Saya tetap menolak, jika suatu nanti Poniman datang kesini menjenguk anak saya,"ungkapnya.

Ia mengaku belum bisa menerima atas perbuatan oknum guru BK tersebut yang telah menghancurkan masa depan anaknya.

Kendati demikian, sebagai tanggung jawab atas benih yang disemai di rahim anaknya, Wina mengaku memperbolehkan Poniman untuk menafkahi cucunya, Abizar Akbar Abdul Ghani yang saat ini berusia lima bulan.

"Jika bertanggung jawab ingin menafkahi anaknya (Abizar), silakan. Tapi saya belum rela kalau dia datang kesini," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Poniman (54), seorang oknum guru BK di salah satu sekolah di Bantul tega menyetubuhi anak didiknya sendiri hingga hamil.

Atas perbuatannya, ia ditahan di Mapolres Bantul sejak Juni 2017 silam. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help