Home »

DIY

» Bantul

Kasus Guru Hamili Siswinya di Bantul, YLPA : Dibutuhkan Upaya Preventif yang Serius

Dalam kasus ini, tidak cukup hanya dengan menerapkan sanksi pidana kepada pelaku.

Kasus Guru Hamili Siswinya di Bantul, YLPA : Dibutuhkan Upaya Preventif yang Serius
TRIBUNJOGJA.COM / Susilo Wahid
Poniman (baju putih) saat menghadiri Persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Selasa (6/2/2018). Poniman divonis 10 tahun penjara dan denda Rp 100 juta atas perbuatannya menyutubi anak didiknya sendiri. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Vonis 10 tahun yang dijatuhkan untuk Poniman (54), guru Bimbingan Konseling (BK) di salah satu MTS di wilayah Imogiri, Bantul, yang menyetubuhi siswinya sendiri, A (15), diapresiasi oleh Yayasan Lembaga Perlindungan Anak (YLPA) DIY.

Ketua YLPA DIY, Sari Murti, mengatakan, putusan hakim yang menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara, plus denda Rp 100 juta kepada pelaku, bisa dikatakan sudah memberi efek jera, sekaligus peringatan kepada khalayak, supaya tidak melakukan hal serupa di kemudian hari.

"Putusan ini sudah mencoba memperhatikan kepentingan korban. Dalam artian, sudah memperhatikan betul, apa yang diamanatkan Undang-undang (UU) Perlindungan Anak," katanya, Selasa (6/2/2018).

Namun, Sari menilai, dalam kasus ini, tidak cukup hanya dengan menerapkan sanksi pidana kepada pelaku.

Oleh sebab itu, imbuhnya, selain memberikan efek jera pada pelaku, diperlukan pula tindakan preventif, baik dari keluarga, maupun pihak sekolah.

Baca: Pelaku Sudah Dua Kali Video Call dengan Korban

"Jangan sampai, kalau ada kasus, terus pelakunya dihukum, kemudian dianggap selesai. Itu sama sekali tidak menjamin tidak akan terjadi lagi kasus-kasus serupa di kemudian hari. Tetap harus dipertegas dengan tindakan preventif," ucapnya.

Sari menjelaskan, salah satu tindakan preventif yang dimaksud adalah, menguatkan peran orang-orang terdekat, yang seharusnya bertugas dan memegang peran untuk melindungi anak.

Orang terdekat, menurutnya, bisa orang tua, atau guru di sekolahnya.

Selain itu, ia menambahkan, anak pun harus paham, kalau dirinya harus bisa melindungi diri sendiri.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help