Home »

Jawa

Dampak Longsor di Bogor, Gubernur Aher Nyatakan Jawa Barat Darurat Banjir dan Longsor

Aher, sapaan akrabnya, menyebut, setidaknya 82 persen wilayah di Jawa Barat rawan bencana, termasuk di Puncak, Bogor

Dampak Longsor di Bogor, Gubernur Aher Nyatakan Jawa Barat Darurat Banjir dan Longsor
Tribun Jabar
Longsor di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (5/2/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di Jawa Barat.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat mengunjungi lokasi bencana longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018).

Aher, sapaan akrabnya, menyebut, setidaknya 82 persen wilayah di Jawa Barat rawan bencana, termasuk di Puncak, Bogor.

Selain faktor cuaca dan kondisi geologi di wilayah Puncak, longsor yang terjadi di sana juga memiliki keterkaitan dengan kerusakan lingkungan yang ada.

“Jawa Barat itu kan wilayah bumi vulkanik muda. Subur, tapi rawan bencana,” kata Aher.

Aher mengklaim, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya dan gencar dalam memperbaiki lingkungan.

Ia berharap, masyarakat bisa turut serta menjaga lingkungan dan melakukan normalisasi kawasan hutan yang menjadi kunci utama dalam keseimbangan lingkungan.

"Imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk tidak tinggal di wilayah tebing-tebing," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, penutupan jalur Puncak mulai dari Gunung Mas sampai dengan Ciloto, Cianjur, merupakan bagian dari tindakan tanggap darurat.

“Ini risiko karena proses pembersihan material longsor juga masih berjalan,” kata Nurhayanti. (*/kompas.com)

Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help