Jangan Sepelekan Masa Pakai Oli Mobil

Kebanyakan pemilik mobil bertransmisi otomatis atau matik disarankan mengganti oli mesin setiap 10.000 km.

Jangan Sepelekan Masa Pakai Oli Mobil
Istimewa

TRIBUNJOGJA.COM - Kebanyakan pemilik mobil bertransmisi otomatis atau matik disarankan untuk mengganti oli mesin setiap 10.000 kilometer. Namun ada kondisi tertentu di mana oli harus tetap diganti walaupun kilometer belum tercapai.

Service Manager Bengkel Auto2000 GDC Depok Deni Andrian menjelaskan, pada dasarnya oli juga memiliki usia pakai maksimal selama dalam mesin, yakni enam bulan. Sehingga ada dua pilihan yang harus diterapkan dalam pergantian oli, yaitu mana yang lebuh dulu tercapai antara enam bulan atau 10.000 kilometer.

Deni mengatakan tidak semua pemilik mobil rutin menggunakan kendaraannya itu. Sehingga setelah enam bulan berlalu, jarak 10.000 kiloemter untuk syarat pergantian oli terkadang belum tercapai. Kondisi ini yang membuat ada sebagian pengguna mobil matik yang terus membiarkan olinya tidak diganti. Padahal cara ini dianggap salah.

"Ingat, oli ada usia pakainya. Walaupun sudah lewat enam bulan tapi kilometer masih di 3.000-4.000, kualitas oli tetap pasti turun, dan berimbas ke performa mesin," kata Deni.

Karena itu Deni menyarankan agar pemilik mobil matik tetap melakukan servis berkala, termasuk mengganti oli mesin, saat sudah enam bulan. Walaupun kilometer 10.000 yang disyaratkan belum tercapai.

Hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Servis berkala tetap harus dilakukan saat kilometer mencapai 10.000, walaupun masa pakainya masih kurang dari enam bulan.

"Jadi dilihat yang mana duluan. Kalau lebih duluan kilometer ya ikut kilometer. Walaupun baru empat bulan tapi sudah 10.000, oli tetap harus diganti," ucap Deni. (Alsadad Rudi/kompas.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help