Home »

DIY

» Sleman

Tidak Ada Laporan Masuk ke Polsek Depok Timur Terkait Tewasnya Mahasiswa Amikom

Polsek Depok Timur telah melakukan pengecekan di lokasi yang menjadi tempat latihan diksar tersebut.

Tidak Ada Laporan Masuk ke Polsek Depok Timur Terkait Tewasnya Mahasiswa Amikom
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Sumiyati (47), menunjukkan foto mendiang anaknya Dwi Aprilianda (18) mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta yang tewas saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) kampus di Jembatan Babarsari. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Timur sama sekali belum mendapat laporan mengenai adanya seorang mahasiswa Amikom Yogyakarta yang tewas saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) kampus di Jembatan Babarsari kemarin, Rabu (31/1/2018).

Adapun mahasiswa yang tewas saat mengikuti diksar tersebut bernama Dwi Aprilianda (18), warga Sambilegi Kidul, Maguwoharjo, Sleman.

Diungkapkan Kapolsek Depok Timur, Kompol Novita Eka Sari, bahwa pihaknya sama sekali belum mendapatkan laporan dari pihak Kampus mengenai kejadian tersebut.

"Tidak ada laporan mengenai mahasiswa tewas, info juga belum ada," ucapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (1/2/2018).

Ditambahkannya, meskipun pihaknya belum mendapat laporan terkait peristiwa tersebut.

Pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi yang menjadi tempat latihan diksar tersebut.

"Anggota juga sudah saya minta untuk ngecek lokasi kejadian," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, usai dibawa ke Rumah Sakit, jenazah Dwi pun dibawa ke rumah duka yang berada di Maguwoharjo.

Yanto (61), ayah dari Dwi lantas memandikan jenazah putranya.

Diungkapkannya bahwa tak ada luka di tubuh Dwi, baik di badan, tangan maupun kaki.

"Tubuh tidak ada yang luka, bersih. Hanya sedikit baret itu dari tas. Tidak ada luka memar maupun luka benda tumpul," kata Yanto.

"Kami keluarga sudah ikhlas. Saya memang belum ketemu dokternya. Dari kampus bilangnya mungkin kecapekan karena panas matahari. Tadi orang dari rumah sakit, kampus, dosen-dosen juga ke sini," sambung Sumiyati. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help