Home »

Jawa

Kriminal

Misteri Mayat Tak Dikenal Bersimbah Darah di Parit, Ada Luka Terkena Senjata Tajam

Mayat tanpa identitas yang ditemukan di parit persawahan Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto

Misteri Mayat Tak Dikenal Bersimbah Darah di Parit, Ada Luka Terkena Senjata Tajam
surya/istimewa
Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, MOJOKERTO - Mayat tanpa identitas yang ditemukan di parit persawahan Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/1/2018) pagi, masih diidentifikasi Inafis Polres Mojokerto.

Terlihat beberapa petugas sedang olah tempat kejadian perkara (TKP) di area parit, dengan membawa sejumlah perlengkapan identifikasi.

Penemuan mayat ini, pertama kali diketahui oleh warga saat melintas di area parit yang tak sengaja melihat korban terbujur kaku dengan posisi miring.

Diduga korban meninggal akibat sejumlah luka di tangan dan kepala.

Pasalnya, ditemukan ceceran darah yang masih segar di sedat kepala, tangan dan jalan.

Dari hasil identifikasi awal, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Sholikin Fery mengatakan korban diduga meninggal karena dibunuh.

"Ada luka senjata tajam di bagian pergelangan tangan kanan dan luka di bagian wajah. Untuk luka memar lainnya, masih tunggu otopsi," katanya saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Senin (29/1/2018).

Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/1/2018).
Mayat tanpa identitas yang ditemukan di Dusun Kedawung Wetan, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/1/2018). ()

Korban ditemukan tewas kurang dari 24 jam ini, tidak ditemukan identitas yang melekat.

Serta barang-barang pribadi milik korban tak ada satu pun yang ditemukan di lokasi.

Tidak ada KTP atau identitas lainnya, hanya baju yang melekat dan sandal di dekat tubuh korban. Perkiraan umur kurang lebih 35 tahun," jelas pria yang akrab disapa Fery ini.

Saat ini, korban telah dipindahkan ke kamar mayat RSUD dr Prof Soekandar Mojosari untuk diotopsi. (*)

Editor: iwe
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help