Perguruan Tinggi akan Panggil Kepsek Jika Menemukan Data Tidak Valid dalam SNMPTN

Verifikasi data oleh kampus dilakukan setelah siswa dinyatakan lolos seleksi oleh panitia pusat.

Perguruan Tinggi akan Panggil Kepsek Jika Menemukan Data Tidak Valid dalam SNMPTN
Logo SNMPTN 

"Sampai saat ini kami belum memblacklist, hanya imbuan saja dan pembinaan," tambahnya.

Direktur Akademik UGM, Sri Peni Wastutiningsi mengatakan, dalam memeriksa data, UGM memiliki tim tersendiri untuk validitas data, di mana tim ini juga memiliki rumus dalam menetapkan formulasi.

Baca: UGM Ajak Negara Lain Meneliti Penyakit Jantung Koroner

Namun demikian, ia mengatakan bila harus menjabarkan rumus itu, maka tolok ukur yang dipakai antara lain, akreditasi sekolah, rekam jejak, prestasi alumni sebelumnya.

Peni pun mengakui pihaknya juga pernah mengirimi surat ke sejumlah sekolah terkait validitas data.

Akan tetapi, Peni memastikan UGM tidak pernah memasukan satu sekolah ke dalam blacklist.

"Kami mengedepankan pendampingan, agar ke depan lebih baik lagi,"tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UPN Jogja Irhas Effendy berharap kepada sekolah untuk mengirimkan data siswa yang valid.

Hal terpenting lainnya adalah, sekolah harus memastikan agar siswa yang dikirim melalui jalur SNMPTN juga memiliki keinginan kuliah di kampus yang dituju.

"Karena kalau sudah diterima tiba-tiba mengundurkan diri, atau mengundurkan diri di semester pertama, kedua, itu termasuk bisa menganggu proses kinerja kami," terangnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help