Dilirik Banyak Investor, Gunungkidul Jadi Daerah 'Seksi' untuk Investasi

Awal tahun ini saja sudah masuk investasi sebesar Rp 300 miliar lebih, dari beberapa investor yang menanamkan modalnya di Gunungkidul.

Dilirik Banyak Investor, Gunungkidul Jadi Daerah 'Seksi' untuk Investasi
istimewa
Suasana Sunset di Pantai Baron, Gunungkidul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Gunungkidul rupanya masih menjadi daerah yang seksi untuk para investor menanamkan modalnya.

Hal ini terlihat dari banyaknya hotel, resort, restoran, swalayan hingga pabrik yang berdiri di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT), Irawan Jatmiko mengatakan, iklim investasi di Gunungkidul terus membaik.

Awal tahun ini saja sudah masuk investasi sebesar Rp 300 miliar lebih, dari beberapa investor yang menanamkan modalnya di Gunungkidul.

Ia menyebutkan, investasi yang masuk seperti pabrik pembibitan ayam potong dari PT Widodo Makmur di Desa Kwangen, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul.

Pabrik perlengkapan militer yang membuat helm, sarung tangan, dari PT Molay Satrya Indonesia yang akan dibangun di kawasan Mijahan, Kecamatan Semanu.

"Ada juga pengembangan Hotel dan Restoran Queen Of The South yang rencananya akan dibangun empat lantai. Semuanya sudah dalam proses pengajuan izin. Diperkirakan sudah ada Rp 300 miliar yang diperkirakan masuk ke Gunungkidul awal tahun ini," ujar Irawan, Jumat (19/1/2018).

Lanjut Irawan, meningkatnya investasi yang masuk ke Gunungkidul ini tidak lepas dari kondisi ekonomi yang mulai membaik dilihat dari daya beli masyarakat yang meningkat.

Kondisi ini juga ditunjang dengan pesona wisata yang ada di Gunungkidul yang mendorong tingkat kunjungan wisatawan.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved