Home »

DIY

'Aku Rekoso Rapopo, Sing Penting Anakku Bisa Sekolah'

Mendidik dan membesarkan putra-putrinya, Endang mengaku selalu menerapkan keprihatinan.

'Aku Rekoso Rapopo, Sing Penting Anakku Bisa Sekolah'
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Endang kala menjajakan nasi angkringan dijalan cendana, Semaki, Umbulharjo, Jumat (19/01/2018) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gerimis masih mengguyur kota Yogya, kala Endang (44) warga Umbulharjo mulai membungkus nasi yang ia jajakan di sebuah angkringan di jalan Cendana, Semaki, Umbulharjo, Jumat (19/01/2018) pagi.

Jemarinya tampak terampil mencentong nasi dari dalam cething.

Nasi itu ia bungkus satu persatu kedalam kertas minyak yang dibalut kertas koran berbentuk bungkusan kecil.

Pekerjaan dengan berjualan nasi, sudah ia lakoni sejak tahun 1999 silam.

Suaminya merupakan penjaga keamanan berstatus honorer di sebuah kantor dinas di Yogya.

Setiap hari, selama hampir 18 tahun sudah ia melakoni pekerjaan berjualan nasi demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dan alasan paling kuat yang membuat dirinya banting tulang setiap hari, supaya buah hatinya tetap bisa meneruskan sekolah ke sebuah jenjang perguruan tinggi.

Baca: Penjual Nasi Lempuyangan Dapat Motor Gratis

"Aku rekoso rapopo, sing penting anakku bisa tetap sekolah. Aku tidak bisa mewarisi bondo (harta), aku wong randue (orang tidak punya), tapi kalau (anakku) sekolah, dia pintar, ilmu iku meresap, buat pegangan anakku dihari tuanya," ujar Endang, ketika ditanya alasan berjualan nasi, Jumat (19/01/2018)

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help