ORI Temukan Maladministrasi Kegiatan Pengosongan Lahan Bandara

ORI menilai ada maladministrasi dalam dan tindakan tak patut dilakukan pihak pemrakarsa pembangunan bandara dalam kegiatan tersebut.

ORI Temukan Maladministrasi Kegiatan Pengosongan Lahan Bandara
Tribun Jogja/ Tantowi Alwi
Budhi Masthuri, Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY usai menerima aduan PWPP-KP, Selasa (28/11/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) kantor perwakilan DIY merekomendasikan kegiatan pengosongan lahan pembangunan bandara di Temon berikut pembongkaran bangunan dihentikan sementara waktu.

ORI menilai ada maladministrasi dalam dan tindakan tak patut dilakukan pihak pemrakarsa pembangunan bandara dalam kegiatan tersebut.

Hal itu menjadi hasil akhir pemeriksaan laporan terkait pengosongan lahan bandara yang dilakukan ORI.

Hasil pemeriksaan itu sudah disampaikan kepada pihak PT Angkasa Pura I, Kepolisian DIY, dan PLN sebagai pihak yang turut dilaporkan.

Baca: Pemdes Sindutan Ingin Ada Rembukan Dulu Soal Tanah 10 Hektare untuk Garapan Warga Penolak Bandara

Ketua ORI DIY, Budhi Masturi mengatakan, maladministrasi dalam yang dimaksud yakni karena dalam pengajuan permohonan konsinyasi atas ganti rugi pembebasan lahan pembangunan bandara tidak sesuai dengan prosedur seharusnya.

Yakni, mengacu kepada UU nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Juga, Peraturan Mahkamah Agung (Perma) nomor 3 tahun 2016 tentang tata cara pengajuan keberatan dan penitipan ganti rugi di PN dalam pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Dalam konsinyasi yang terjadi, lampiran yang disertakan ialah penolakan undangan padahal seharusnya harus diberikan surat penolakan terhadap bentuk dan nominal ganti rugi.

"Persyaratan permohonan yang dilampirkan berbeda dan tidak bisa dipersamakan dengan yang termaktub dalam pasal 25 ayat 2 huruf g Perma tersebut. Maka, pengosongan dan pembongkaran dengan alasan sudah dikonsinyasi juga seharusnya tidak bisa dilakukan," kata Budhi, Rabu (17/1/2018).

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved