Pemdes Sindutan Ingin Ada Rembukan Dulu Soal Tanah 10 Hektare untuk Garapan Warga Penolak Bandara

Tanah tersebut saat ini dimanfaatkan sebagai hak bengkok para perangkat desa.

Pemdes Sindutan Ingin Ada Rembukan Dulu Soal Tanah 10 Hektare untuk Garapan Warga Penolak Bandara
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Suasana pembersihan lahan bandara pada Senin (9/1/2018) sianh sempat menghangat kembali. Seperti sebelumnya, warga dan aktivis penolak bandara berusaha mencegah backhoe merobohkan pohon milik warga penolak. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Wacana penggunaan tanah kas desa Sindutan sebagai lahan garapan pertanian bagi warga terdampak pembangunan bandara ditanggapi datar oleh pemerintah desa setempat.

Pihak desa menilai hal itu perlu didasari rembukan terlebih dulu.

Seperti diketahui, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo melempr wacana pemanfaatan tanah kas desa Sindutan untuk digarap sebagai lahan pertanian bagi warga terdampak bandara.

Hal itu dipandang bisa jadi alternatif pilihan solusi atas sikap penolakan sebagian warga yang kini masih bertahan di lahan bandara karena tidak mau kehilangan lahan garapan.

Kepala Desa Sindutan, Radi tak membantah adanya tanah kas desa seluas sekitar 10 hektare di dekat rest area Sindutan.

Tanah tersebut saat ini dimanfaatkan sebagai hak bengkok para perangkat desa.

Meski berstatus sebagai kepala desa, dirinya tak bisa secara gegabah dan sepihak memutuskan perkara penggunaan hak pakai tanah tersebut.

Baca: DPRD DIY akan Sampaikan Tuntutan Aksi Demo Tolak Bandara

"Ya nanti dulu, lha wong rembukannya belum ada. Saya ngga bisa mutusi sendiri," kata Radi menyikapi wacana tersebut, Selasa (16/1/2018).

Menurutnya, sebelum melangkah ke soal sewa menyewa tanah, hal itu perlu diawali dengan musyawarah antara Pemkab, Pemdes, Badan Permusyawartan Desa (BPD), serta juga perangkat desa pengguna tanah bengkok tersebut.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved