Delapan Investor Perhotelan Sudah Tancap Taring di Temon

Masing-masing mengucurkan nilai investasi hingga miliar rupiah untuk mendirikan bisnisnya.

Delapan Investor Perhotelan Sudah Tancap Taring di Temon
NET
Ilustrasi desain Bandara NYIA 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Delapan investor perhotelan sudah tancap taring usahanya di Kulonprogo untuk menyambut keberadaan bandara baru Temon.

Masing-masing mengucurkan nilai investasi hingga miliar rupiah untuk mendirikan bisnisnya.

Kedelapan investor perhotelan itu diketahui sudah membebaskan lahan calon lokasi pembangunan hotelnya di wilayah Kecamatan Temon.

Antara lain di wilayah Glagah, Karangwuluh, Palihan, dan Kebonrejo.

Enam investor di antaranya sudah mengurus perizinan tata ruang sedangkan dua lainnya sudah mengantongi izin prinsip dan menunggu masa konstruksi.

Baca: Mayat dalam Sumur Dekat Lahan Bandara Temon Dipastikan Korban Pembunuhan

Luasan lahan yang dibeli oleh investor itu rata-rata kurang dari satu hektare karena terkait terus melambungnya harga tanah di Temon.

Hanya satu investor saja yang membeli tanah keluasan lebih dari 1 hektare di Karangwuluh namun sudah ditebus sejak 2015 lalu dan hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda akan dibangun fisiknya.

"Untuk saat ini memang investor lebih memilih wilayah Temon sebagai calon lokasi bisnisnya. Belum diketahui wujud hotelnya seperti apa karena nanti mereka kan bekerjasama dengan operator perhotelan," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan, Senin (15/1/2018).

Pihaknya dalam hal ini memang mendorong para investor tersebut untuk membikin hotel minimal kelas bintang tiga supaya representatif sebagai tempat mengingap wisatawan yang datang ke Kulonprogo melalui bandara.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved