ORI DIY akan Lakukan Investigasi Terkait Masalah Layanan Kesehatan di Bantul

Menurut data yang dihimpun oleh ORI DIY, pada tahun 2017, layanan publik di Dinas Kesehatan Bantul masih masuk zona merah.

ORI DIY akan Lakukan Investigasi Terkait Masalah Layanan Kesehatan di Bantul
Tribun Jogja/Pradito Rida P
Budi Matshuri, Kepala Ombudsman Perwakilan DIY 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain sektor pendidikan dan pariwisata, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY turut menyoroti layanan publik di sektor kesehatan.

Dimana menurut data yang dihimpun oleh ORI DIY, pada tahun 2017, layanan publik di Dinas Kesehatan Bantul masih masuk zona merah.

Sedangkan sedangkan empat Kabupaten/Kota di DIY masuk zona hijau dan kuning.

Menurut data yang diperoleh dari ORI DIY, disebutkan bahwa layanan publik berupa layanan sertifikat produk industri rumah tangga (PIRT) dan layanan izin praktik dokter di lingkup Dinas Kesehatan Bantul masih menempati skor kurang dari 50.

Hasil tersebut diperoleh dari survey yang dilakukan pihaknya kepada masyarakat, dan karena hasil survey kedua layanan publik tersebut tidak mencapai skor 50 maka membuatnya masuk zona merah.

Baca: Ombudsman RI Perwakilan DIY Paparkan Catatan Tahunan Selama 2017

Kepala ORI perwakilan DIY, Budhi Masthuri mengatakan, selain dari hasil survey yang menunjukkan bahwa dua layanan publik di Dinas Kesehatan Bantul masuk zona merah.

Pihaknya juga mendapat keluhan berulang dari masyarakat terhadap layanan salah satu Puskesmas di Bantul.

Diakui Budhi, bahwa tahun lalu juga sempat terjadi permasalahan terkait layanan di Puskesmas yang berlokasi di Bantul.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help