Hasto Siap Tawarkan Lahan Pertanian 10 Hektare untuk Warga Penolak Bandara

Hal ini dianggap bisa menjadi satu di antara solusi untuk memecahkan problema pembebasan lahan pembangunan bandara.

Hasto Siap Tawarkan Lahan Pertanian 10 Hektare untuk Warga Penolak Bandara
tribunjogja/singgih wahyu
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo saat memberikan keterangan pada wartawan. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo siap tawarkan lahan seluas 10 hektare di Desa Sindutan, Kecamatan Temon sebagai tanah pertanian bagi warga penolak pembangunan bandara.

Hal ini dianggap bisa menjadi satu di antara solusi untuk memecahkan problema pembebasan lahan pembangunan bandara.

Satu di antara alasan warga menolak merelakan lahannya yakni karena tidak ingin kehilangan lahan pertaniannya yang juga jadi sumber nafkah selama ini.

Hasto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo saat ini memiliki tanah sewaan dari desa di dekat rest area di Sindutan.

Jika warga menghendaki untuk menggunakannya, Pemkab siap memberikan tanah tersebut untuk digarap warga.

"Yang nyewa pemda, yang kerja mereka. Menurut saya yang seperti itu bisa dicarikan solusi," kata Hasto, Minggu (14/1/2018).

Baca: PWPP-KP: Mau Saja Ditemui, Asal Bukan Soal Bandara

Seperti yang diusulkan Gubernur DIY Sultan hamengku Buwono X sebelumya terkait penggunaan tanah kas desa untuk lahan garapan warga, menurut Hasto hal itu bisa saja dilakukan.

Apalagi, beberapa desa memiliki uang ganti untung tanah bengkok hingga miliaran rupiah.

Tanah kas desa yang tersisa bisa dimanfaatkan sebagai lahan garapan warga.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved