Beginilah Awal Mula Ide Kreatif Pembuatan Bakso Tumpeng di Bantul

Kuliner Bakso Tumpeng ini ternyata memiliki asal usul pembuatan yang cukup unik.

Beginilah Awal Mula Ide Kreatif Pembuatan Bakso Tumpeng di Bantul
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Bakso tumpeng milik Eko Supriyanto di Lesehan Mbanyumili, Singosaren, Wukirsari, Imogiri, Bantul 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bakso Tumpeng kini tengah banyak diburu oleh wisatawan saat berkunjung ke DIY, khususnya ke wilayah Bantul.

Kuliner Bakso Tumpeng ini rupanya memiliki asal usul yang cukup unik.

Bukan sebuah niat untuk membuat bakso yang laku dijual dan diterima masyarakat, namun berkat sebuah bisikan kepada sang pemilik saat menjelang Idul Fitri lalu membuat ide bakso tumpeng tercetus.

"Saya malah bingung kalau ditanya soal inspirasi, karena saya memang suka coba-coba buat sesuatu yang belum ada," jawab Eko Supriyanto, sang pemilik Bakso Tumpeng ini.

Pria yang sering dipanggil Solopok di daerahnya ini mengaku seperti mendapat bisikan saat mengawali ide untuk membuat bakso tumpeng ini.

"Awalnya saat 3 hari sebelum Lebaran seperti dapat bisikan, buatkan makanan yang bisa dimakan orang banyak dan tercetuslah bakso tumpeng ini," jawabnya nya saat ditanya tribunjogja.com.

Kini Eko, tinggal meraup keuntungan dari ide uniknya membuat bakso tumpeng yang banyak diburu pecinta kuliner.

Bakso tumpeng kini memang tengah menjadi buruan para pecinta kuliner saat berkunjung ke Yogyakarta.

Lebih dari 200 mangkuk bakso terjual setiap harinya.

Untuk menikmati bakso ini cukup merogoh kocek Rp15 ribu untuk bakso tumpeng ukuran S, Rp20 ribu untuk ukuran M dan Rp25 ribu untuk ukuran L.

Bakso unik ini berlokasi di Lesehan Mbanyumili, Singosaren, Wukirsari, Imogiri, Bantul. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved