Demi Hidupi Keluarga, Kakek Ini Rela Jadi Penjual Es Tape Selama 45 Tahun di Yogya

Setiap pagi ia harus mendorong gerobak dari rumahnya sejauh 1 kilometer, hanya untuk mengais rezeki dengan jualan es tape di Jalan Kusumanegara.

Demi Hidupi Keluarga, Kakek Ini Rela Jadi Penjual Es Tape Selama 45 Tahun di Yogya
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Mbah Hadi, penjual es tape di kawasan Jalan Kusumanegara. 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Siang itu, di tengah padatnya arus lalu lintas jalan Kusumanegara, tampak seorang kakek tua seorang diri tengah menyandarkan kepalanya disebuah gerobak es tape miliknya, Sabtu (13/1/2018).

Semua rambutnya telah memutih, dan raut wajah yang luruh termakan usia tampak letih.

Dengan bertopang punggung tangan, ia sandarkan dahi kepalanya ke sebuah gerobak kecil beroda dua, berwarna biru.

Ia tampak tengah merenda waktu.

Dengan sabar ia menunggu pembeli yang sudi membeli es tape yang ia jajakan dalam gerobak biru yang ia parkir di sudut trotoar.

Matanya berbinar dan seketika senyumnya terpancar kala Tribunjogja.com singgah, dan memesan satu gelas es tape yang ia jajakan.

"Usia saya sekarang 77 tahun. Jualan dari usia 30 tahun. Sudah lebih 45 tahun jualan di sini (Jalan Kusumanegara)," ujar Mbah Hadi sembari jemarinya yang renta menghidangkan segelas es tape, Sabtu (13/1/2018).

Mbah Hadi tengah memarut batu es kedalam es tape yang ia jajakan.
Mbah Hadi tengah memarut batu es kedalam es tape yang ia jajakan. (TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin)

Diceritakan, Mbah Hadi saat ini mengaku tinggal di jalan Bintaran, Mergangsan.

Setiap pagi di usia senjanya ia harus mendorong gerobak dari rumahnya sejauh 1 kilometer, hanya untuk mengais rezeki dengan jualan es tape di Jalan Kusumanegara.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help