Antisipasi Kalah Duel Udara, Inilah Instruksi Luis Milla

Untuk mengantisipasi keunggulan postur tubuh yang dimilki oleh Islandia, Luis Milla pun telah mempersiapkan strategi khusus.

Antisipasi Kalah Duel Udara, Inilah Instruksi Luis Milla
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemain Indonesia Selection, Achmad Jufriyanto saat beradu duel udara dengan pemain Islandia Andre Runnar Bjarnasson pada laga ujicoba Indonesia Selection melawan Islandia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM- Tidak ingin anak asuhnya menjadi lumbung gol seperti yang dialami oleh indonesia Selection atas Islandia pada pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (11/1/2018) lalu, Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla telah memberikan instruksi khusus kepada para pemain belakang.

Perlu diketahui, Indonesia Selection pada uji coba beberapa waktu yang lalu harus mengakui keunggulan telak 6-0 dari Islandia, dan hampir semua gol yang diciptakan oleh Skulason dkk bermula dari tendangan bebas ataupun crossing lambung yang diakhiri finishing berupa sundulan kepada mengingat keunggulan postur pemain Islandia.

Untuk mengantisipasi keunggulan postur tubuh yang dimilki oleh Islandia, Luis Milla pun telah mempersiapkan strategi khusus.

"Tadi latihan taktik, coach Milla menerapkan bagaimana fokus di pertahanan karena melihat pertandingan kemarin Islandia sangat kuat di kotak penalti, strikernya tinggi. Coach Milla minta supaya pemain belakang naik kalau bola sudah ke depan, jadi jangan hanya fokus ke bola tapi juga melihat lawan,” ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti saat ditemui awak media seusai latihan perdana Timnas Indonesia.

Selain itu, winger lincah Andik Vermasyah juga membeberkan sedikit strategi yang diinstruksikan oleh Luis Milla.

"Kami diinstruksikan untuk main aman dengan tidak berlama-lama membawa bola," ucap Andik dilansir dari Bolasport.

Artinya, jika Andik dimainkan, pemain mungil bertinggi 162 sentimeter itu kemungkinan akan bermain lebih fleksibel dengan dribel minimal.

Pada pertandingan sebelumnya, pelatih Islandia, Heimir Hallgrimsson mengakui kemenangan besar yang diraih timnya atas Indonesia Selection tak lepas dari keunggulan postur tubuh yang dimiliki para pemainnya.

"Kami punya pemain tinggi dan bisa dimanfaatkan untuk masuk ke box (kotak penalti-red) lawan," ujar Heimir saat sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Meski peluang melalui tendangan sudut semuanya berhasil dimentahkan oleh lini belakang yang dikawal Maman Abdurrahman dan Achmad Jufriyanto, namun Islandia tetap berhasil memanfaatkan skema tendangan bola mati maupun crossing lambung ke dalam kotak penalti. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help