Wuih, Fasilitas SUGBK Ini Diklaim Sebagai yang Terbaik di Dunia

SU GBK dilengkapi dengan sistem pencahayaan berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya.

Wuih, Fasilitas SUGBK Ini Diklaim Sebagai yang Terbaik di Dunia
Tribunnews.com/ Irwan Rismawan
Suasana Komplek Gelora Bung Karno dilihat dari atas di Jakarta, Selasa (8/12/2015). Pemerintah melalui Kemenpora berencana merenovasi komplek olahraga terbesar di Indonesia itu mulai awal tahun 2016 dengan dana mencapai Rp856 miliar guna persiapan menghadapi Asian Games 2018. 

TRIBUNJOGJA.COM - Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) Senaysn telah rampung 100 persen.

Rencananya, stadion yang digunakan pada ajang Asian Games 2018 ini akan diuji coba untuk pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia kontra Timnas Islandia, Minggu (14/1/2018).

SU GBK, disebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, sebagai stadion dengan sistem pencahayaan terbaik di dunia.

"Untuk lighting-nya saya dapat informasi ini salah satu yang terbaik di dunia, namun akan diungguli oleh stadion (Olimpiade dan Paralimpiade) Tokyo 2020," kata Basuki di SU GBK, Kamis (11/1/2018) malam.

SU GBK dilengkapi dengan sistem pencahayaan berkekuatan 3.500 lux atau tiga kali lebih terang dari sebelumnya.

Meski demikian, konsumsi listriknya diklaim lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional lantaran menggunakan LED lighting system.

Basuki menambahkan, sistem pencahayaan itu juga terintegrasi dengan sistem tata suara berkekuatan hingga 80.000 watt PMPO.

"Tata suara SU GBK (juga) lebih baik dari sebelumnya, sehingga pada upacara pembukaan nanti, terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis," ungkapnya.

Di samping itu, kualitas kursi juga lebih bagus dengan jenis satu kursi (single seat) dan lipat (flip up) yang telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi.

Setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kilogram dan tidak mudah ditarik sehingga menahan aksi vandalisme.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help