Surplus Beras, Ketersediaan Pangan DIY Cukup Aman

Pada Januari-April, petani mampu melakukan panen setiap harinya sehingga ketersediaan pangan terbilang aman.

Surplus Beras, Ketersediaan Pangan DIY Cukup Aman
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM) Kementerian Pertanian, Momon Rusmono dan Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo saat menggelar gerakan panen padi serempak di Jatisarono, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Tingkat ketahanan pangan DIY terbilang cukup tinggi dan berkontribusi terhadap nasional.

Hal ini ditunjang oleh kondisi surplus beras di DIY sebanyak 250.000 ton beras pada 2017 kemarin.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDM) Kementerian Pertanian, Momon Rusmono.

Data didapatkannya, tidak ada persoalan ketersediaan beras di DIY.

Pada Januari-April, petani mampu melakukan panen setiap harinya sehingga ketersediaan pangan terbilang aman.

"Kami juga mengoptimalkan penambahan luas tanam. Setiap harinya petani ada yang panen sekaligus ada juga yang menanam. Di DIY tidak ada masalah ketersediaan pangannya," kata Momon, saat menggelar gerakan panen padi serempak di lahan seluas 25 hektare di Jatisarono, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Jumat (12/1/2018).

Kegiatan panen raya tersebut menurutnya menjadi indikator amannya ketersediaan pangan di DIY.

Lahan panen di Kulonprogo untuk Januari ini mencapai 2.600 hektare sedangkan DIY 30 ribu hektare.

Setiap harinya ada lahan yang siap dipanen.

Terkait harga beras di pasaran yang melonjak, menurutnya hal itu karena ada anomali cuaca yang juga berpengaruh pada pengolahan gabah di tingkat petani hingga terdistribusikannya beras ke pasar.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help