Kapolri Jamin Netralitas Polri dalam Pilkada Serentak 2018

Menurutnya, fenomena perwira Polri ikut Pilkada itu bukan kali ini saja, tetapi sudah ada sejak dari dulu.

Kapolri Jamin Netralitas Polri dalam Pilkada Serentak 2018
Tangkapan Layar Tayangan Mata Najwa
Wawancara yang dilakukan oleh Najwa shihab dalam acara mata Najwa. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepala kepolsian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian menjamin netralitas anggota kepolisian dalam pertarungan tahun politik 2018.

Hal itu disampaikan Jenderal Tito dalam wawancara bersama 'Mata Najwa' yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi nasional dan channel youtube Najwa shihab bertajuk 'Indonesia Rumah Kita' pada, 11 Januari 2018.

Menurutnya, fenomena perwira Polri ikut Pilkada itu bukan kali ini saja, tetapi sudah ada sejak dari dulu.

Dan itu tidak menjadi masalah, sebagai masyarakat dan warga negara, seorang perwira Polri juga memiliki hak politik.

"Yang nggak boleh adalah hak untuk memilih selagi aktif dinas, dan hak untuk dipilih selagi (perwira itu) masih aktif dinas," terang Jenderal Tito.

Dijelaskan Jenderal Tito, ketika seorang perwira memutuskan untuk mengabdikan diri menjadi kepala daerah, atas kemauannya sendiri bukan atas desakan organisasi maka hak politik itu tidak hilang.

Namun, tentunya untuk bisa mendaftarkan diri menjadi kepala daerah, maka bagi perwira kepolisian persyaratanya memang harus dipenuhi yakni mengundurkan diri.

Baca: Kapolri Minta 10 Perwira yang Maju Pilkada untuk Mengundurkan Diri dari Kepolisian

"Kalau di Polri itu kan ada 10 ya. Ada tiga di tingkat 1 dan tujuh ditingkat 2. Saya sudah ambil langkah bagi yang masih punya jabatan untuk menon-jobkan mereka, seminggu yang lalu," ungkapnya.

Jawaban Jenderal Tito kemudian langsung diburu lagi oleh presenter Najwa shihab, "Kendati sudah di non job kan, sudah mundur, sisa-sisa pengaruh itu kan masih ada, lantas bagaimana institusi (Polri) menjamin netralitas itu," tanya perempuan yang biasa disapa Mbak nana ini.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help