TribunJogja/

Blaaarrr. . . Blaarrrrr! Dua Dentuman Keras Kejutkan Warga Nglipar, Gunungkidul  saat Subuh

Puluhan warga di daerah Karang Tengah hingga sebagian Nglipar, Gunungkidul terbangun dari tidurnya, Jumat (12/1/2108) subuh.

Blaaarrr. . . Blaarrrrr! Dua Dentuman Keras Kejutkan Warga Nglipar, Gunungkidul  saat Subuh
Instagram

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Puluhan warga di daerah Karang Tengah hingga sebagian Nglipar, Gunungkidul terbangun dari tidurnya, Jumat (12/1/2108) subuh.

Dua ledakan sangat keras menggetarkan sekitar rumah mereka sekitar pukul 04.00. Warga kebingungan ledakan disebabkannapa dan dari mana.

Ada yang menduga ledakan akibat tanah longsor atau bahkan menebak ada aktifitas gunung berapi purba Nglanggeran.

Info ledakan ini cepat menyebar lewat grup-grup WA dan media sosial seperti Facebook dan Instagram.

"Lur podo krungu ra ono suoro kyo bom ping pindo asihan kejadian sekitar jam 03:46,sx omahe sekitar karangtengah,jamburjo,ngelung, kedung,kwarasan/nglipar haruse kurungu jelas," tulis Gogon Fiz R di sebuah grup Facebook Area Gunungkidul.

Aneka komentar bermunculan di postingan itu.

Hujan sepanjang malam terjadi di wilayah Gunungkidul, sehingga ada yang menduga ada efek ke bukit atau tanah longsor.

Ada juga warganet menginformasikan dentuman keras itu dari area Lapangan Terbang Gading yang sedang digelar latihan tempur TNI AU.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adisucipto Letkol Sus Gianto membenarkan ledakan itu terkait aktifitas di sekitar Lapter Gading.

"Ada peledakan TNT sebagai penanda serangan fajar ke Lapter Gading. Serangan sukses dan lapangan terbang berhasil dikuasai," kata Gianto, Jumat pagi ini.

Peledakan terkontrol itu bagian dari serangan fajar terkait pendidikan Semaba Wara TNI AU angkatan 42 (Merak Sakti) yang sudah berlangsung selama sepekan terakhir.

Pelatihan itu meliputi beberapa aspek, antara lain survival di sekitar hutan Bunder dan long march 30 kilometer dari Bunder ke Gedangsari kembali lagi ke lokasi pelatihan.

"Serangan fajar dan ledakan TNT itu berlangsung pukul empat tadi. Berat bahan peledak TNT sekitar 500 gram saja. Warga tidak usah panik. Pelatihan sekarang sudah berakhir," lanjut Kapentak Lanud Adisucipto.

Pelatihan siswa Semaba Wara TNI AU angkatan 42 dibuka Danlanud Adisucipto Marsma Ir Novyan Samyoga MM di lapangan Jupiter, Jumat (5/1/2018). (xna)

Penulis: xna
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help