Puluhan Titik Lahan PAG di Purwosari Berubah Jadi SHM

Semua hasil pendataan PAG oleh pemerintah desa sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk proses identifikasi selanjutnya.

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Puluhan titik lahan Paku Alam Ground (PAG) di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo berubah status jadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Hal ini terungkap dalam pendataan dan sertifikasi tanah-tanah kerajaan (Sultan Ground/SG dan PAG).

Kepala Desa Purwosari, Purwito Nugroho mengatakan sedikitnya ada 55 titik lahan PAG di wilayahnya dengan keluasarn 31,6 hektare yang kebanyakan berupa tanah pertanian dan hunian.

Saat pengguna lahan PAG tersebut didata dan dimintai surat kekancingan (bukti hak guna lahan), warga tidak memilikinya dan justru menunjukkan SHM atas petak tanah tersebut.

Rata-rata SHM itu diterbitkan pada kurun waktu 1994,1995, 1995, dan 2000.

Pihaknya belum mengetahu pasti munculnya sertifikat kepemilikan tanah tersebut meskipun di dalamnya tercantum berdasarkan Surat keputusan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY.

"Penyebab alih fungsi dan statusnya belum bisa dipastikan. Kami masih mendata dan melakukan pelacakan. Jumlahnya juga belum tahu pasti," kata Purwito, Kamis (11/1/2018).

Ia menyebut, dari pendataan PAG di wilayahnya, sudah terkumpul bukti antara lain buku data induk dan peta persil.

Semua hasil pendataan PAG oleh pemerintah desa sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kulonprogo untuk proses identifikasi selanjutnya.

Purwito menyebut pihaknya juga masih menunggu hasil identifikasi tersebut dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertarung) Kulonprogo.

Sekretaris Dispetarung Kulonprogo, Aris Nugroho mengungkapkan tanah-tanah tersebut tetap didaftarkan sebagai PAG meskipun beberapa di antaranya sudah berubah jadi SHM.

Skema serupa juga dilakukan untuk tanah SG.

Sejauh ini pihaknya telah mendaftarkan sertifikasi 250 bidang PA dan SG ke BPN DIY.

Adapun target pemberkasan 400 bidang lahan sudah dituntaskan dan selanjutnya akan diajukan pendaftaran sertifikatnya tahun ini.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help