PSSI Yogya Batasi Jumlah Pemain Senior dalam Piala Walikota Yogya 2018

Keberadaan Piala Walikota ini diharapkan bisa menjadi jalan untuk pemain muda potensial menuju Porda DIY 2019.

PSSI Yogya Batasi Jumlah Pemain Senior dalam Piala Walikota Yogya 2018
net
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM - Asosiasi Kota (Askot) PSSI Yogya mengeluarkan batasan terkait jumlah pemain senior yang akan mengikuti Piala Walikota Yogya 2018.

Pasalnya Askot PSSI Yogya bertujuan untuk menjaring talenta muda sepak bola di Kota Yogya.

Ketua Umum Askot PSSI Yogya, HM Irham mengatakan pihaknya memperbolehkan pemain senior yang ambil bagian di Piala Walikota, namun paling banyak hanya 3 pemain di setiap pertandingan.

Sebelumnya, pihak Askot PSSI Yogya hanya memperbolehkan turnamen tersebut bagi pemain dengan usia maksimal 21 tahun.

"Kami akhirnya memberikan toleransi bagi pemain senior untuk ikut. Namun hanya dibatasi maksimal 3 pemain di setiap pertandingan. Jadi tetap prioritas adalah pemain muda usia 21 tahun," ungkapnya, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya Piala Walikota Yogya 2018 akan mejadi program perdana kepengurusan Askot PSSI Yogya bekerja sama dengan Dispora Kota Yogya.

Keberadaan Piala Walikota ini diharapkan bisa menjadi jalan untuk pemain muda potensial menuju Porda DIY 2019.

"Ini merupakan proyek jangka panjang menuju Porda DIY 2019, maka kami mengakomodir pemain muda potensial yang bakal masuk skuad Kota Yogya," paparnya.

Irham menjelaskan masuknya pemain senior dalam gelaran tersebut mempertimbangkan berbagai hal.

Di antara keberadaan pemain senior yang bisa menjadi pembimbing bagi pemain muda sehingga bisa lebih matang.

"Selain itu kami cukup memahami keterbatasan pemain muda yang dimiliki anggota perkumpulan, sehingga tetap memberi kesempatan pemain senior tampil. Apalagi ini jadi pemanasan sebelum kompetisi bergulir setelah beberapa tahun vakum," katanya.

Selain memperbolehkan pemain senior untuk mengikuti Piala Walikota, Irham mengatakan pihaknya tidak memeberikan batasan bagi pemain yang didaftarkan harus beridentitas sebagai warga Kota Yogya.

"Meski nantinya kami akan melakukan seleksi pemain untuk tim Yogya, pada turnamen Piala Walikota KTP masih bebas. Setelah itu mungkin kami baru berlakukan KTP Yogya sebagai persiapan menghadapi Porda DIY 2019," ujarnya. (*)

Penulis: ang
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help