TribunJogja/

PN Wates Masih Proses Konsinyasi 28 Perkara Lahan Bandara

Dari ratusan perkara konsinyasi yang sudah diputus pengadilan, nilai ganti rugi yang telah dicairkan pemilik tanah mencapai Rp85,461 miliar.

PN Wates Masih Proses Konsinyasi 28 Perkara Lahan Bandara
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Proses land clearing atau pembersihan lahan pembangunan bandara di Temon kembali dilanjutkan setelah sempat jeda beberapa pekan. Agenda yang digelar Senin (8/1/2018) di wilayah Pedukuhan Kragon II, Desa Palihan ini pun tak luput dari aksi penolakan warga terdampak yang berujung pada kericuhan. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pembebasan lahan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon menyisakan 28 perkara atau sekitar 40 bidang lahan yang belum tuntas proses konsinyasi ganti ruginya.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Wates, Nur kHiolida Dwiwati mengatakan, dari 28 perkara itu, 18 buah di antaranya sudah siap memasuki sidang penetapan.

Sidang akan digelar pada 16, 18, dan 23 Januari 2018 ini.

Sedangkan 10 perkara lainnya masih dalam tahap pelengkapan berkas persyaratan sesuai ketentuan.

Dalam hal ini pihaknya mengacu kepada ayat 2 Pasal 25 Peraturan Mahkamah Agung (MA) nomor 3 /2016 tentang tata cara pengajuan keberatan dan penitipan ganti rugi di PN dalam pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Dalam peraturan itu ada sejumlah poin persyaratan minimal yang harus dipenuhi pihak pemohon yang dalam hal ini adalah PT Angkasa Pura I sebagai calon pengguna lahan.

Antara lain berita acara hasil Musyawarah Penetapan Ganti Kerugian dan berita acara penolakan penawaran.

Berita acara penolakan penawaran ini, merupakan dokumen yang didapatkan oleh pemohon dari warga yang menolak menerima surat penawaran konsinyasi yang diedarkan PN melalui juru sitanya.

"Kami menunggu mereka melengkapi berkas administrasi persyaratannya sesuai Perma. Kalau ngga sesuai ketentuan, ya kami ngga bisa proses perkaranya," kata Nur Kholida, Kamis (11/1/2018).

PN Wates disebutnya tidak menentukan batas waktu pemrosesan konsinyasi tersebut kepada pihak PT AP I.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help