Pemda DIY Usulkan 1.700 Formasi CPNS ke Pemerintah Pusat

Tambahan 1.700 formasi CPNS yang diajukan kepada pemerintah pusat, benar-benar dibutuhkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY.

Pemda DIY Usulkan 1.700 Formasi CPNS ke Pemerintah Pusat
tribunjogja/gilang satmaka
Tugu Pal putih Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengusulkan tambahan 1.700 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) kepada pemerintah pusat, pada Januari 2018.

Dari jumlah tersebut, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi, mengatakan, usulan tambahan PNS yang diajukan ke pemerintah pusat, bahkan mencakup kebutuhan untuk 10 tahun ke depan.

Namun, untuk tahap awal, jumlah ideal yang dibutuhkan saat ini sekitar 1.700 PNS.

"Kita punya grand planning SDM kan, dihitung tahun ini yang pensiun sekian, jadi kebutuhannya terlihat. Memang karena kebutuhan, ada kekosongan, entah karena pensiun, meninggal, atau pindah," katanya, Kamis (11/1/2018).

Meski baru sebatas informasi informal, Gatot mengaku sudah mendengar, kalau tahun ini ada kuota perekrutan dari pemerintah pusat.

Ia melanjutkan, pihaknya pun sudah secara aktif menyampaikan kebutuhan PNS kepada pemangku kebijakan di pusat.

"Tapi, kita juga belum tahu, sama pemerintah pusat dikasihnya berapa. Mintanya 1000, tapi nanti turunnya cuma 200, ya bisa saja, makanya harus diprioritaskan," tukasnya.

"Kalau bicara masalah ini, lingkupnya sudah nasional. Misal kuotanya 10.000. Nah, itu nanti dibagi, provinsi mana saja yang butuh tambahan," imbuh Sekda.

Di samping itu, ia pun belum mendapat informasi terkait pola perekrutan, yang bisa saja dilakukan oleh pemerintah pusat, atau langsung dari Pemda DIY.

Ia mencontohkan, dalam perekrutan lembaga kementerian lalu, sepenuhnya ditekel oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Yang penting, pola perekrutannya memang harus transparan, akuntabel, tidak ada KKN dan sebagainya," ungkap Gatot.  (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved