Media Pembelajaran Mahasiswa UNY Perlu Dipatenkan

Ke depan ada pengembangan media yang terintegrasi lengkap antar semua mata pelajaran seperti matematika, IPA dan IPS dalam satu media pembelajaran.

Media Pembelajaran Mahasiswa UNY Perlu Dipatenkan
istimewa
Mahasiswa PGSD UPP I Mandala dan UPP II Bantul angkatan 2015 menggelar pameran media pembelajaran, Kamis (11/1/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berbagai media pembelajaran dipamerkan oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNY.

Pameran media pembelajaran yang dilaksanakan Kamis (11/1/2018) di Kampus UPP II FIP UNY Jalan Bantul ini disebut orisinil dan baru.

Atas dasar itu, Ketua Jurusan PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNY Suparlan, mengatakan agar media pembelajaran tersebut untuk dipatenkan.

Suparlan mengungkapkan, media pembelajaran merupakan satu hal yang penting bagi proses belajar mengajar, terutama bagi siswa sekolah dasar.

Dengan pameran ini, dirinya bisa melihat kualitas mahasiswa PGSD yang meningkat dari tahun ke tahun.

"Hal itu bagus karena mahasiswa tidak hanya belajar teori saja namun juga terampil membuat media pendukungnya. Bahkan media pembelajaran ini juga bisa diusulkan hak atas kekayaan intelektualnya," ungkapnya.

Suparlan mengapresiasi kreasi para mahasiswanya, ia pun menyebut bahwa media pembelajaran yang dibuat mahasiswa tersebut orisinil dan baru.

Sebagai contoh, ada mahasiswa yang mengembangkan permainan tradisional dakon, dan masih banyak yang menampilkan media pembelajaran yang bersifat interaktif lainnya.

Ia berharap, ke depan ada pengembangan media yang terintegrasi lengkap antar semua mata pelajaran seperti matematika, IPA dan IPS dalam satu media pembelajaran.

"Pengalaman belajar yang penting bukan hanya membaca buku atau mengikuti kelas, namun juga praktek di lapangan," imbuhnya.

Sementara itu, Dosen pengampu mata kuliah, Wuri Wuryandani mengatakan bahwa pameran ini disiapkan selama 14 minggu, mulai dari bedah kurikulum sekolah dasar, pembagian kelompok sampai mempelajari mata kuliah pengembangan PPKN dan IPS.

“Kemudian direncanakan, pengembangan bahan ajar, media pembelajaran hingga penilaian” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia Pameran R. Adji Sutyo Utomo, memaparkan dalam acara ini menampilkan 48 media PKN dan 12 media IPS yang dikembangkan oleh mahasiswa PGSD UPP I Mandala dan UPP II Bantul angkatan 2015.

Pameran bertajuk ‘Aku Cinta Budaya, Aku Cinta Indonesia’ ini dibuat agar bangsa Indonesia tidak melupakan dan mampu membendung budayanya sendiri di tengah gempuran budaya asing.

"Materi media belajar yang dipamerkan beragam, mulai dari materi kelas I hingga kelas VI yang dikemas dengan berbagai topik belajar seperti Pancasila, Bahasa Indonesia dan IPS," tukasnya.(*)

Penulis: nto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved